Orang yang sulit bahagia adalah mereka yang mengira.. bahwa segala hal di dunia ini merupakan miliknya sepenuhnya.
Padahal.. tidak ada satu pun hal di dunia yang kita miliki sepenuhnya.
Suamimu, istrimu.. mungkin dia tercatat sebagai pasanganmu. Tapi hatinya, pikirannya, perilakunya..?? tidak 100% berada di bawah kekuasaanmu.
Anakmu mungkin lahir darimu..
Tapi apa yang akan menjadi pilihannya kelak di masa depan, belum tentu bisa kau tentukan.
Tidak ada sesuatu hal pun di dunia yang mutlak bisa kita miliki sepenuhnya.
Bahkan udara yang kita hirup untuk melangsungkan hidupmu sekalipun, harus kita hembuskan kembali agar tidak jadi sebab celaka.
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala melalui risalah yang Rasulullah Shollallahu'alaihi wassallam ajarkan, selalu mengingatkan sejak awal untuk senantiasa belajar melepaskan.
Jangan terlalu erat menggenggam sesuatu.. karena nantinya kau akan dibuat sakit sendiri dengan hal itu.
Nahan sesuatu itu sakit.
Jangankan yang baik.. nahan sesuatu yang kita anggap buruk saja sakit kok.
Nahan pipis itu nggak enak. Nahan kentut juga nggak enak. Lama-lama jadi sakit.
Satu-satunya hal yang nikmat dan membahagiakan untuk digenggam dengan sekuat tenaga di dunia ini hanyalah menggenggam iman kepada Alloh dan RasulNya.
Selain daripada itu..
Belajarlah melepaskannya perlahan-lahan. Agar kelak, tidak jadi sebabnya kecewa, sedih dan terluka.
Termasuk kepada harta, kekuasaan, anak dan pasangan. Cintai secukupnya.. Dan serahkan kepada Alloh sisanya.
Jika masih diizinkan memiliki, rawat dan syukuri. Jika Alloh ambil, sabar dan tawakal.