Terus-terusan membahas bab tentang perbedaan hari Ied di zaman ini sebenarnya tidaklah begitu bijak.
Sebab sudah bertahun-tahun kedua belah pihak yang berbeda selalu memberikan dalil dan argumennya masing-masing.
Yang semua sama kuatnya dan sama-sama shahihnya.
Maka yang perlu harus dilakukan saat ini sebenarnya adalah fokus pada persatuan dan menghormati perbedaan.
Simpan semua dalilmu dari postingan sosial mediamu. Jika pun harus membahasnya..
Bahas di dalam rumah.
Bahas di dalam majelis.
Bahas di dalam organisasi atau di dalam circlemu.
Jangan lagi dimunculkan di publik jika hal itu kemudian hanya bertujuan untuk menunjukkan kesan..
"kami benar, yang lain salah."
"Kami logis, kami masuk akal.. sementara yang lain ngawur."
"Kami paling sunnah, yang lain nggak paham dalil."
Sudahlah saudaraku..
Yakini dalil yang menurutmu baik. Terapkan untuk dirimu dan keluargamu. Jalankan untukmu..
Dan hargai saudaramu yang berbeda dengan pandangan kasih sayang dan hati yang lapang.
Dan jangan lagi terbersit keinginan dalam hati agar orang lain mengikutimu.
Milik Alloh-lah urusan hati.
Sekarang.. saatnya memunculkan lebih banyak dalil tentang menghormati pilihan Fiqh saudara seiman kita yang berbeda.
Atau cukup sebarkan kabar gembira tentang para jamaah haji yang sehat dan bersukaria. Atau tentang serunya pesta Qurban di masjid kampung-kampung kita.
Kita jadikan hari raya ini penuh kebahagiaan dan kabar gembira. Allohu akbar..!!!