Faktanya kawan..
Orang biasanya stress.. itu pasti karena kebanyakan mikirin dunia.
Nggak banyak ceritanya orang yang sampai stress karena terlewat kesempatan masukin uang ke kotak infak.
Nggak banyak ceritanya orang depresi karena Nggak kebangun tahajud.
Nggak banyak ceritanya orang yang nggak mau makan nggak mau minum karena ketinggalan sholat dhuha.
Pernah antum lihat orang lemes, lesu, pandangan kosong..
Pas ditanya.. "kamu kenapa mas..??"
Jawabnya, "Saya sedih.. karena tadi lupa dzikir pagi.."
Hehehe.. insyaallah jarang nemuin yang beginian.
Rata-rata..
Kebanyakan orang stress itu sebab urusan rebutan harta, pekerjaan, menurunnya keuntungan, putus cinta dan beragam urusan dunia.
Karenanya harusnya kita tahu..
Bahwa obat stres itu adalah, mengurangi memikirkan dunia. Dan mulai perbanyak memikirkan akhirat.
Di dunia itu tempatnya ujian dan cobaan. Maka jangan sengaja dicobain.
Apalagi sampai dosisnya kebanyakan.
Dunia itu..
Kalau sedikit, bisa jadi sebab kita mengingat Alloh.
Kalau cukup, jadi wasilah kita merasa tentram.
Saat banyak, bisa jadi wasilah beramal sholeh.
Tapi kalau sudah kebanyakan..
Ya banyak jumlahnya. Maupun kebanyakan dipikirkan.. malah jadi sebabnya kehancuran, kegelisahan, kesedihan dan lalai dengan akhirat.
Patut lah kita renungkan firman Alloh berikut..
وَمَنْ اَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِيْ فَاِ نَّ لَـهٗ مَعِيْشَةً ضَنْكًا وَّنَحْشُرُهٗ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اَعْمٰى
"Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit, dan Kami akan mengumpulkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta."" (QS. Ta-Ha: 124)