Hidup ini memang keras kawan..
Tapi meski demikian, jangan mudah meminta tolong kepada manusia. Apalagi mengemis menjatuhkan diri berulangkali.
Karena di hati orang yang tidak tulus, pertolongan yang mereka berikan kepadamu akan jadi sebab tersanderanya dirimu dengan kebaikannya.
Hutang budi yang kau terima akan jadi sebabmu terbelenggu melalui cerita berulang yang dibahas olehnya lagi dan lagi..
Untuk menunjukkan betapa berjasanya mereka dalam hidupmu. Dan untuk mengingatkan betapa lemahnya dirimu saat itu.
Karenanya..
Simpanlah apa yang menjadi kesulitan dan masalahmu. Adukan dan mohon pertolongan hanya kepada Alloh. Lalu mintalah diberi kesabaran.
Ingat ketika Nabi Musa alaihissallam berkata untuk menenangkan kaumnya dari ketakutan akan tekanan yang diberikan di zaman pemerintahan Firaun.
قَا لَ مُوْسٰى لِقَوْمِهِ اسْتَعِيْنُوْا بِا للّٰهِ وَا صْبِرُوْا ۚ اِنَّ الْاَ رْضَ لِلّٰهِ ۗ يُوْرِثُهَا مَنْ يَّشَآءُ مِنْ عِبَا دِهٖ ۗ وَا لْعَا قِبَةُ لِلْمُتَّقِيْنَ
"Musa berkata kepada kaumnya, "Mohonlah pertolongan kepada Alloh dan bersabarlah. Sesungguhnya bumi (ini) milik Alloh; diwariskan-Nya kepada siapa saja yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan (yang baik) adalah bagi orang-orang yang bertakwa."" (QS. Al-A'raf: 128)
Nabi Ya'qub alaihissallam pun sama.. ketika sumpek hati lantaran putra kesayangannya, yakni Yusuf Alaihissallam dikabarkan meninggal..
قَا لَ بَلْ سَوَّلَتْ لَـكُمْ اَنْفُسُكُمْ اَمْرًا ۗ فَصَبْرٌ جَمِيْلٌ ۗ وَا للّٰهُ الْمُسْتَعَا نُ عَلٰى مَا تَصِفُوْنَ
"Dia (Ya'qub) berkata, "Sebenarnya hanya dirimu sendirilah yang memandang baik urusan yang buruk itu; maka hanya bersabar itulah yang terbaik (bagiku). Dan kepada Alloh saja memohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan."" (QS. Yusuf: 18)
Kedua Nabi di atas punya langkah yang sama yang berujung pada kemenangan besar dan Happy Ending.
1. Tidak mengadukan kesusahan kepada makhluk.
2. Minta tolong kepada Alloh.
3. Dan bersabar sedikit lebih lama.
Alhasil.. cerita pun berakhir dengan kemenangan.
Kita ini memang lemah. Wajar kalau terkadang terpikir untuk ingin dibantu.. namun jangan berulang kali meminta bantuan yang justru jadi sebab lemahnya dirimu di masa depan.
Jadi sebab jatuhnya harga diri dan juga kehormatan.
Kalau pun harus dan terpaksa..
Cukup sampaikan satu kali saja. Jika tak ada tanggapan, jangan sekali-kali mengingatkan atau kembali menanyakan.
Tapi, perlu juga diketahui..
Bukan berarti mereka yang tidak menolong itu jahat. Bisa saja..
Mereka pun juga sedang punya persoalan yang tak mudah. Orang lain juga repot.
Sebagai Muslim..
Jangan pernah menunjukkan sikap lemah dengan gemar meminta-minta atau mengemis pertolongan dari orang lain. Tapi berusahalah jadi penolongnya orang lain.
Dan sempurnakan dengan keikhlasan..
Agar tak terpikir untuk menjadikan apa yang kita lakukan, jadi sebab tersakitinya hati orang lain di masa depan.