Kita semua punya kelelahan..
Sama. Saya juga.
Dipikir selalu mengajak kebaikan itu tidak lelah?? Lelah kawan. Amat sangat menguras tenaga.
Selalu meletakkan kepentingan sendiri di nomor urut paling terakhir. Selalu berusaha tersenyum dengan hal yang paling minimalis.
Yang penting semua berjalan dengan baik dan semua hak orang lain terpenuhi dulu.
Itu juga melelahkan..
Selalu memikirkan si fulan dan fulanah.
Memikirkan yang ini dan itu agar manfaat semakin meluas.
Selalu berusaha mengajak orang-orang berada di kapal perjuangan yang sama.
Tapi seringkali.. kembali berujung di jalan perjuangan yang panjang ini seorang diri.
Dulu ramai.. sekarang sunyi.
Dulu banyak yang mendekat.. sekarang banyak yang pergi.
Dihisab habis manfaatnya..
Ditinggalkan saat tak punya apa-apa.
Ada tenaga yang sudah nyaris habis.
Ada nafas yang sudah menipis.
Tapi ingat pada satu nasihat..
"Semua kelelahan beramal sholeh akan sirna. Sebagaimana semua kenikmatan bermaksiat pun akan hilang setelah berlalu. Tapi, pahala amal sholeh akan tercatat selamanya setelah itu. Begitu juga dengan semua dosa atas maksiat akan tercatat. Tinggal dipilih saja mana yang sekiranya layak diperjuangkan".
Hatimu mungkin sedang tidak baik-baik saja meski sudah berbuat baik. Tapi meski demikian..
Jika engkau berhenti..
Siapa yang mampu punya kesabaran seperti dirimu??
Siapa yang punya keikhlasan seperti dirimu??
Dipilih oleh Alloh Subhanahu Wa Ta'ala untuk punya hati yang tidak tegaan melihat kesusahan orang adalah anugerah hidup yang teramat mewah.
Karena dengan itu..
Alloh ﷻ sedang menggunakanmu.
Alloh ﷻ terus mengawasimu.
Dan nanti.. kita bisa menggunakan semua itu untuk beralasan, "Ya Rabb.. hamba pingin beristirahat di surgaMu karena sudah lelah ketika di dunia dengan semua kebaikan itu.."
Indahnya ya Alloh.