Ingat ini kawan..
Yang lebih dulu, belum tentu berhasil juga lebih dulu. Yang terlambat.. belum tentu juga suksesnya telat.
Setiap orang ada masanya..
Setiap masa ada orangnya..
Tidak ada istilah gagal karena sudah terlalu tua. Tidak juga ada istilah beruntung hanya karena memulai terlalu muda.
Yang penting adalah bagaimana nanti kita menyelesaikannya dan seberapa besar manfaat yang kita hasilkan.
Semua sudah Alloh atur sebagaimana seharusnya..
Yang terpenting, terlambatmu bukan karena malas. Tapi karena ada prioritas yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum mengejar mimpi pribadi.
Uwais Al Qorni hidup sezaman dengan Nabi Shollallahu’alaihi wa sallam.. namun tak sempat bertemu Nabi. Padahal rindu dalam hatinya sudah memuncak.
Tapi apalah daya..
Bekal belum cukup. Ditambah ia tak punya saudara untuk bisa menggantikannya untuk menjaga dan merawat ibunya yang sudah tua.
Tapi sekali lagi.. terlambat belum tentu gagal. Bahkan malahan.. Rasulullah sholallahu'alaihi wa salam yang justru menantikan Uwais dan berpesan kepada dua sahabat terdekatnya untuk mencarinya dan meminta doa kepada Uwais jika berhasil menemuinya.
Alloh menjadikannya wali karena prioritas yang Uwais Al Qorni miliki.
Menjaga ibunya..
Mengabdi kepada orangtuanya.
Kawan.. dengarkan ini,
Antum sendiri yang tahu kapan harus memulai. Jangan merasa harus memulai jika alasannya hanya karena orang lain sudah memulai.
Karena kadangkala.. memang ada ambisi pribadi yang harus ditunda sebab ada kewajiban yang harus diselesaikan.
Ada tanggungjawab yang harus ditunaikan terlebih dahulu.
Alloh tidak pernah menyuruh kita untuk selesai cepat. Karena yang terpenting, kita tetap berjuang sampai akhir dan tidak mendzolimi hak siapapun.
Tak apa jika saat ini harus sejenak dulu berhenti. Seolah seperti lambat di mata orang-orang. Tak apa.. selama masih ada waktu, kesempatan itu masih ada.
Jaga "apimu" di dalam hati jangan sampai padam.
Selesaikan dulu tanggungjawabmu.
Tunaikan dulu kewajibanmu.
Kalau semua dirasa sudah cukup... ayo mulai lagi.
Antum tidak sedang berlomba dengan siapapun. Dan tidak sedang membuktikan kepada siapapun..
Kerjakan, selesaikan dan pertanggungjawabkan di hadapan Alloh. Itu saja tugasmu.