Tidaklah merdeka.. kecuali dengan 3 hal ini.
1. Beranjak dari kekufuran menuju keimanan kepada Alloh ﷻ.
2. Tergantikannya rasa takut kepada makhluk menjadi rasa takut hanya kepada Alloh ﷻ.
3. Berpindahnya jiwa dari keadaan terbelenggu oleh nafsu, menuju ke ketaatan kepada Alloh ﷻ.
Siapapun manusia yang nampaknya merdeka.. merasa merdeka.
Tapi ia masih saja dikalahkan oleh nafsunya. Selalu memperturutkan hawa nafsunya.. Maka sejatinya dia belum merdeka. Dia masih dijajah nafsu dan masih jadi budaknya nafsu.
Siapapun manusia yang nampaknya merdeka.. merasa merdeka.
Tapi ia masih saja takut menyampaikan kebenaran karena tekanan dari makhluk, maka ia belum merdeka.
Takut ketika ditinggalkan manusia.. Maka dia belum merdeka.
Takut tidak dicintai seseorang.. Maka dia belum merdeka.
Menggantungkan nasibnya kepada kenalan, relasi, orang dalam dan sejenisnya.. Maka ia belum merdeka.
Siapapun manusia yang nampaknya merdeka.. merasa merdeka.
Tapi ia tak juga kunjung mengenal Alloh.. bahkan sampai akhir hayatnya.
Dan mati dalam keadaan tidak beriman. Maka sesungguhnya dia tidak akan merdeka.
Karena kehidupan setelah mati akan terasa amat menyiksa bagi dirinya.
Di alam kubur terasa sempit, di hari kebangkitan mengalami kegelapan, saat dihisab begitu berat, dan berakhir dengan siksa di neraka selama-lamanya.
Karenanya.. apapun definisimu tentang kemerdekaan. Tanpa diiringi dengan 3 hal di atas.
Kita sejatinya hanya sekedar merasa merdeka. Tapi belum merdeka yang sebenarnya.
Karena merdeka adalah ketika nanti kita menghadapi kematian.. pulang bertemu Alloh.
Kita merasakan tenang.
Kita tidak merasakan ketakutan sebab tidak bikin masalah dengan Alloh ﷻ saat menjalani hidup. Dan itulah merdeka sebenarnya.
Semoga kita benar-benar merdeka yang sebenarnya.
Mari doakan bangsa ini agar segera makmur. Dan rakyatnya sejahtera.
Keadilan sosial segera terwujudkan.. aamiin