Rezeki tidak selalu terkait dengan nominal yang banyak dan kemewahan.
Tidak pula selalu dalam keadaan serba gampang dan terang benderang.
Bahkan tak jarang.. Alloh memberikan rezeki dalam di tengah kesempitan dan kesulitan.
Perhatikan bagaimana Nabi Musa Alaihissallam begitu mengharap kasih sayang dan karunia dari Alloh saat tengah dilanda kelaparan.
Nabi Yunus Alaihissallam memuncakkan tauhidnya ketika di dalam perut ikan yang sempit dan gelap.
Bahkan Rasulullah sholallahu'alaihi wa salam semakin panjang sholat dan doanya ketika beliau dihadapkan pada persoalan yang ada.
Karena menemukan kenikmatan iman dan ketaatan kepada Alloh ﷻ itu pun adalah sebuah Rezeki yang amat sangat besar.
Meski ujian sedang begitu amat luar biasa..
Meski keadaan tidak baik-baik saja.
Asal iman sedang memuncak.. semua akan terasa begitu nikmatnya.
Tauhid yang kembali tegak berdiri kokoh di tengah kesempitan dan kesulitan hidup adalah sebuah Rezeki yang istimewa.
Tetap tenang dalam kesempitan karena iman sedang manis-manisnya.
Tetap optimis dalam beragam terpaan ujian karena memuncaknya ke-tauhid-an kepada Alloh ﷻ.
Bukankah itu juga merupakan rezeki yang teramat luar biasa??
Dan bahkan mungkin..
Itulah rezeki yang lebih baik dari apapun yang kita bayangkan.