Hari ini..
Kita semua sudah diperlihatkan oleh Alloh, betapa dahsyatnya godaan dan ujian dunia.
Yang kita kira berbeda.. ternyata sama saja.
Yang kita kira punya prinsip.. ternyata menyerah juga.
Nampaknya.. sekarang semua akhirnya sama saja.
Semua berubah ketika dihadapkan pada keadaan.. Takut nggak kebagian.
Takut nggak dapat jatah.
Takut nggak makmur.
Takut tidak sejahtera.
Rasa takut tidak mendapatkan yang merasuk di dalam hati, ternyata memang jauh lebih berbahaya dari kemiskinan itu sendiri.
اَلشَّيْطٰنُ يَعِدُكُمُ الْـفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِا لْفَحْشَآءِ ۚ وَا للّٰهُ يَعِدُكُمْ مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَا للّٰهُ وَا سِعٌ عَلِيْمٌ
"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Alloh menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. Dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 268)
Apakah kita yang berkomentar akan bisa selamat dari godaan dunia??
Belum tentu..
Hari ini kita bisa berkata..
"Kalau saya jadi dia. Nggak akan saya begini dan begitu meski duit udah banyak.."
"Kalau saya jadi mereka..
Nggak akan saya tergoda dengan bujuk rayu.."
Hari ini kita bisa berkomentar demikian. Namun tatkala ujian itu di depan mata.. Belum tentu kita mampu menghindar kawan.
Dunia itu melalaikan.
Dunia itu mengerikan.
Dunia ini dirancang untuk meruntuhkan iman. Siapa yang terlalu tenggelam di dalamnya, pasti hancur iman dan ketakwaannya kepada Alloh ﷻ.
Terlebih jika urusannya adalah harta dan kekuasaan.
Kita berdoa saja. Semua semua tetap baik-baik saja sebagaimana takdir Alloh.
Dan tetap meminta petunjuk dari Alloh ﷻ dan juga meminta perlindungan diri dari godaan setan dengan berbagai macam strateginya. Bismillah..