Ketika tadi siang saya menuliskan keinginan saya untuk unfriend beberapa kawan yang tidak aktif.. seketika postingan tersebut dihujani dengan Like dan Komen.
Sampai saat ini sudah 2000 likes dan 500an komentar.
Pelajarannya..
Bahwa ternyata bukti cinta terbaik itu adalah tindakan. Atau dipaksa bertindak jika perlu.
Anggaplah begini..
Kita tuh yakin bahwa pasangan kita begitu amat sayang dengan kita. Tapi tatkala mereka mengungkapkannya dengan kalimat seperti.. "i love you..", "aku mencintaimu", "aku sayang kamu.." Dan sejenisnya.
Kita anak-anak kita sayang kepada orang tuanya. Namun ketika mereka tiba-tiba berlaku, memeluk kita dengan tangan kecilnya dan berkata..
"Adik sayang sama ayah.."
"Adik sayang sama ibu.."
Kalimat-kalimat ini tentu akan membuat hati terasa bergetar saking gembiranya.
Ada perasaan bahagia yang bertambah ketika hal tersebut dilakukan oleh mereka dan terdengar oleh telinga kita.
Hal ini pun berlaku dalam doa kepada Alloh ﷻ.
Ada yang bertanya..
Bukankah Alloh Maha Mengetahui..??
Betul bahwa Alloh maha mengetahui.. namun juga rindu dan senang ketika hamba-Nya datang merintih, mengadu, meminta dan memanggil-manggil nama-Nya.
Bukankah kita senang jika nama kita dipanggil oleh kekasih??
Maka, berdoa-lah.
Sering-seringlah.. Dan jangan bosan mengulangi doa.
Karena doa adalah bentuk romantisme seorang hamba dengan Rabb-nya.
Alloh senang disebut namaNya.
Alloh senang dipanggil asmaNya dengan khusyuk dan berderai air mata.
وَاِ ذَا سَاَ لَـكَ عِبَا دِيْ عَنِّيْ فَاِ نِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّا عِ اِذَا دَعَا نِ ۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran." (QS. Al-Baqarah: 186)
Demikian pula dengan cinta antum pada tulisan saya..
Insyaallah saya ikhlas dalam menulis berbagi ilmu dan hikmah.
Namun ternyata..
Meta punya algoritma-nya sendiri. Facebook punya aturannya sendiri.
Jika antum tidak berinteraksi dengan akun saya. Maka lama-lama akun saya akan disembunyikan dari beranda antum dan kawan-kawan tidak lagi bisa membaca apa yang saya tuliskan..
Karenanya..
Jika berkenan, tinggalkan Like, komen atau share jika dalam tulisan saya terdapat manfaat bagi kehidupan antum.
Mohon izin jika saya masih memutuskan untuk menghapus beberapa daftar pertemanan agar ada kesempatan bagi teman-teman lain yang lebih aktif.
Karena percuma juga jika berteman tanpa interaksi. Ujungnya.. kita tak akan lagi bisa melihat lagi postingan satu sama lain.
So.. percuma berteman tanpa interaksi. Seperti dinikahi tapi tak dinafkahi.. hehehe.