Sebelum kau berkeluh kesah dengan semua keadaan.
Pikirkan ini sejenak..
Bayangkan mereka yang Alloh berikan telinga yang tuli.. sesepi apa hidup mereka.
Bayangkan mereka yang Alloh takdirkan buta.. segelap apa hari-hari mereka.
Bayangkan mereka yang Alloh tetapkan sebagai orang bisu.. seberapa banyak isi hati yang ingin mereka sampaikan tapi tak bisa.
Karenanya..
Bersyukurlah setiap waktu.
Setidaknya kita masih mendengarkan hiruk pikuk keadaan, yang meski berisik, terkadang membuat kita bisa merasa tidak sendirian.
Setidaknya kita masih bisa melihat indahnya dunia dan berbagai macam hal random serta lucu dari para netizen +62 yang ajaib, yang terkadang Alloh ﷻ hadirkan sebagai hiburan pelepas sedih di dalam hati.
Dan tak kalah penting.. seberat apapun keadaan. Kita masih bisa ngobrol dengan teman, berdzikir dengan lisan, dan melantunkan doa yang terkadang kita sendiri menangis ketika mendengarkannya keluar dari lisan kita. Tapi semua itu mampu melegakan.
Karena itu..
Ucapkanlah alhamdulillah.. selalu.
Kapan pun dan untuk apapun itu.
Bahkan untuk bagaimana pun keadaannya.
Alhamdulillah untuk segala yang kita miliki..
Karena Alloh memberikan kita kesempatan untuk bahagia dengan hal itu, dan agar kita bisa memanfaatkannya untuk bekal akhirat yang kita tuju.
Dan Alhamdulillah untuk apa-apa yang belum juga Alloh beri.
Karena dengan demikian, Alloh sedang memudahkan hisab kita. Menghindarkan kita dari perilaku salah mengelola nikmat.
Karena ternyata..
Kebanyakan manusia mengalami perhitungan yang berat di yaumul hisab nanti bukan karena besar kecilnya nikmat yang ia terima. Melainkan dalam perkara kegagalannya mengelola nikmat yang telah ia dapatkan.
وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَا بِيْ لَشَدِيْدٌ
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat."" (QS. Ibrahim: 7)