Untukmu para wanita.. pikirkan nasihat ini baik-baik.
Bahwa perempuan yang terbaik yang benar-benar aman di setiap zaman, adalah mereka yang jumlah temannya sedikit dan Circle nya terbatas.
Karena mereka akan belajar..
Bahwa kualitas mereka yang sesungguhnya tidak ditentukan dari seberapa banyak orang yang menyanjungnya atau membenarkannya.
Dia tahu betul bahwa kualitas keputusan itu diukur dari benarnya tindakan, bukan dari banyaknya pujian.
Kepercayaan dirinya berasal dari dalam dirinya, dari bagaimana dia mencintai dirinya sendiri.
Karena hari ini, banyak sekali perempuan yang menentukan Kepercayaan dirinya dari seberapa teman-temannya menerima keberadaannya.
Alhasil.. dia memilih menjadi orang lain, dan bahkan melakukan sesuatu di luar kemampuannya hanya demi diterima komunitasnya.
Wanita yang memiliki sedikit teman adalah wanita yang tak pernah takut untuk berdiri dan berjuang sendirian. Karena dia tahu persis potensinya dan kekuatannya. Dia tahu, tidak harus mengemis pertolongan untuk apa-apa yang tengah dihadapinya.
Dia akan sangat selektif untuk mengizinkan siapa yang boleh masuk dalam kehidupannya.
Kenapa??
Sebab dia tak mau membuang waktu untuk hubungan yang tidak pasti. Dia tak mau membuang hidupnya untuk sekedar drama-drama lebay dan bumbu gosip yang tak perlu.
Dia memilih menghindar dari itu semua karena dia tahu, kebahagiaan dibangun tidak dengan itu semua.
Dia tak perlu merasa harus diterima semua orang hanya untuk bahagia.
Dia membangun kehidupan dengan pasangan dan keluarganya dengan penuh damai. Bebas dari pertemanan palsu yang menghancurkan batinnya.
Ia tak sibuk menambah teman hanya karena ingin populer. Tapi menambah teman hanya jika itu membaguskan agamanya, mengingatkannya pada tujuan akhir dan jika saling menyemangati dalam kebaikan.
Atau, lebih baik baginya fokus menjaga teman yang selama ini sudah terbukti setia dan selalu berbaiksangka.
Dan dengan itu semua..
Dia sudah bahagia.
Karena bagi wanita.. semakin banyak temannya akan semakin berbahaya bagi hatinya. Semakin luas circlenya, akan semakin berbahaya bagi dirinya, pikirannya dan keselamatannya.