Di antara salah satu misi rahasia seorang ibu adalah..
"Menceritakan kebaikan ayahnya saat sang ayah tidak sedang bersama mereka.."
Simak cerita berikut..
Kita tentu tahu kisah Nabi Ibrahim Alaihissalam meninggalkan istrinya, Hajar dan putranya Ismail yang masih bayi di lembah mekah yang gersang dan tandus.
Begitulah sejarah mencatat.
Dan setelah bertahun-tahun berlalu..
Nabi Ibrahim Alaihissalam, kembali pulang. Bertemu istri dan anaknya. Namun dengan satu misi mengejutkan.. yaitu mengorbankan si anak yang sudah lama ditinggalkannya.
Menariknya..
Ismail patuh. Tunduk. No Question.
Kalau dipikir-pikir.. kok bisa??
Dari penjelasan guru saya. Karena selama Nabi Ibrahim Alaihissalam tidak ada, Bunda Hajar senantiasa menceritakan sosok hebat sang ayah kepada Ismail kecil.
Siapa ayahnya..
Apa tugasnya..
Bagaimana kehebatannya..
Hidupnya untuk siapa diabdikan..
Dst. Semua hanya yang baik-baik saja.
Maka, ketika sosok ayah ini pulang setelah sekian lama.. Ismail pun melihatnya dengan pandangan kekaguman.
Dalam hatinya mungkin berkata..
"My Hero datang."
Sosok yang dikaguminya ada di depan matanya. Sehingga apapun yang diperintahkan..?? Aku siap.!!
قَا لَ يٰۤاَ بَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِيْۤ اِنْ شَآءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ
"Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Alloh) kepadamu; insya Alloh engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar."" (QS. As-Saffat: 102)
Maka para ibu..
Ceritakanlah kebaikan suamimu pada anak-anakmu. Itu adalah misi rahasiamu seumur hidup.
Agar kelak, tidak hilang rasa hormat mereka kepada ayahnya. Dan sang ayah bisa ikut berperan menjadi teladan.
Kalau pun beliau belum baik?? Minimal jangan ceritakan keburukan seorang ayah di depan anaknya. Siapa tahu.. Saat nanti ayahnya bertobat dan berusaha jadi baik, sang anak tak sempat melihat cacat dan aib sang ayah.
Biarlah tetap terjadi..
"Ayahku Pahlawanku."
Selamat hari pahlawan..!!