Salah satu cara berbuat baik kepada dirimu sendiri adalah jangan terlalu banyak bicara tentang apa yang menjadi impian-impianmu dan rencanamu ke banyak orang.
Karena kita tak pernah tahu siapa yang memiliki hasad di antara mereka.
Bekerjalah dalam diam.
Dan bergeraklah dengan tenang.
Jangan terlalu berisik ketika antum sedang mengupayakan sesuatu yang besar.
Tahan diri..
Jangan buru-buru ingin dipuji padahal itu baru rencana. Padahal itu baru sebatas impian dan narasi kata.
Jika harus bercerita..
ceritakan setelah ada wujudnya.
Ceritakan setelah mulai nampak hasilnya.
Selain agar tidak dianggap "Omong Doang", hal itu juga menyelamatkan kita dari rasa malu jika ternyata Alloh tak mengizinkan berhasilnya beberapa rencana kita.
Hati lebih selamat..
Dan kehormatan pun tetap terjaga.
Jangan sampai ketidakmampuanmu untuk bersabar merahasiakan rencana, jadi sebab datangnya orang-orang jahat yang ingin menjatuhkan dan menghancurkan.
Alhasil.. rencana besar pun tumbang sebelum berkembang. Impian pupus sebelum menjadi kenyataan.
.اسْتَعِينُوا عَلَى إنْجَاحِ الْحَوَائِجِ بِالْكِتْمَانِ، فَإِنَّ كُلَّ ذِي نِعْمَةٍ مَحْسُودٌ
“Hendaknya kalian membantu kelancaran hajat dengan cara merahasiakannya. Karena setiap orang yang memiliki nikmat akan menjadi sasaran hasad.” (HR Ath-Thabrani)
Karena di dunia ini..
Ada manusia-manusia yang hatinya tiba-tiba terisi dengan perasaan hasad ketika melihat orang terdekatnya menjadi berbeda.
Berubah ke arah yang lebih baik.
Atau punya hal besar yang sedang dikerjakan.
Ada beberapa orang yang tidak suka ditinggalkan..
Mereka berpikir..
"Kita sama kok. Kita dari tempat yang sama.
Kok dia bisa maju..?
Kok dia bisa punya pemikiran hebat..?
Kalau dia sukses berarti aku ketinggalan.
Dia harus tetap menemani aku di bawah sini. Jangan pergi ke atas."
Dan pikiran semacam itulah yang mendorong sebagian orang untuk menggagalkan rencana orang lain.
Karenanya..
Berhati-hatilah menceritakan apa-apa yang menjadi cita-citamu. Agar tidak banyak bermunculan orang-orang yang semakin ingin menjatuhkanmu.