Pernah nggak berpikir gini.
Kita itu sudah mencoba berbuat baik ke orang lain, sudah ibadah, sudah beramal.
Sudah begini begitu nggak kurang-kurang.
Tapi tetap saja..
Ada orang yang tega menjahati kita.
Padahal kita nyenggol mereka pun tidak.
Bahkan terkadang, kenal aja lho enggak.
Kok tega..
Tahan kawan.. sabar..
Kalau sedang diuji dengan orang jahat yang menyakitimu saat ini.
Jangan buru-buru jengkel.
Jangan buru-buru protes ke Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
Sebab bisa jadi, Alloh sedang ingin memudahkanmu kelak di yaumul hisab.
Kawan..
Umur kita ini terbatas. Sementara pahala yang dikumpulkan masih tak seberapa.
Karenanya.. ada beberapa amal yang Alloh kategorikan sebagai amalan agung luar biasa. Hingga siapa saja yang mengamalkan ini.. Maka pahalanya tak terukur, dan yang membalas nantinya adalah Alloh langsung.
Apa itu?? Memaafkan kesalahan orang lain.
Karenanya..
Salah satu cara Alloh Subhanahu Wa Ta'ala memuliakan seorang hamba adalah.. terkadang didatangkan kepadanya orang yang menyakitinya, mengecewakannya, bahkan meninggalkan luka yang amat sangat dalam di hatinya.
Namun di saat yang sama, Alloh berikan kemampuan kepada si hamba tersebut untuk memaafkan mereka yang menjahatinya itu.
Memaafkan adalah amalan agung yang tak ada balasannya kecuali Alloh sendiri yang nanti memberikannya. Karena saking amat besarnya pahala memaafkan kesalahan orang lain.
وَجَزٰٓ ؤُا سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِّثْلُهَا ۚ فَمَنْ عَفَا وَاَ صْلَحَ فَاَ جْرُهٗ عَلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الظّٰلِمِيْنَ
"Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang setimpal, tetapi barang siapa memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat) maka pahalanya dari Alloh. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang dzolim." (QS. Asy-Syura: 40)
Lihat kawan..
Pahalanya dari Alloh. Langsung..!!
Bismillah..
Tidak ada salahnya belajar memaafkan mereka yang sudah menyakitimu.
Tidak ada salahnya mengabaikan kesalahan orang-orang yang sudah mengecewakanmu.
Tak perlu dimasukkan terlalu dalam ke lubuk hati.
Karena bisa saja, itulah hadiah besar dari Alloh agar kelak di yaumul hisab, timbangan amal kita penuh dengan pahala kebaikan tak terbatas dari sisi Alloh karena hati sudah lega memaafkan..
Hari ini mungkin terasa sakit..
Tapi nanti, kita akan begitu bersyukur karena pernah dikirimkan orang yang jadi sebab untuk bisa praktik amalan memaafkan.