Hari ini.. sudah setahun.
Dan kita sama-sama tahu apa yang dunia lakukan. Hanya diam.
Mereka pura-pura bisu. Pura-pura tak tahu.
Mereka tetap berpesta.
Tetap sukacita. Seolah-olah nyawa hanyalah data dan angka.
Jangan lagi berharap kepada mereka yang mengaku pembela hak asasi manusia atau pembela kebebasan. Semua itu omong kosong.
Mereka hanya membela hak asasi sekutunya.
Hanya membela kebebasan teman-temannya.
Sadarlah wahai kaum muslimin..
Jika kita tidak bersatu. Sebentar lagi kita semua hanya akan menjadi sekumpulan budak yang diperas sumber dayanya.
Disanjung-sanjung saat dibutuhkan..
Diinjak-injak saat mulai lemah.
Dan dihabisi saat dirasa sudah mulai mengganggu kenyamanan mereka.
Tidak ada kekuatan yang lebih besar daripada bersatunya orang beriman di bawah ketaatan kepada Alloh.
Dan itulah satu-satunya jalan pembebasan.
Itulah satu-satunya langkah perjuangan.
وَا عْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا
"Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Alloh, dan janganlah kamu bercerai-berai." (QS. Ali 'Imran: 103)
Ya Rabb..
Izinkan kami panjang umur untuk melihat hancurnya para penjajah yang dzolim itu.
Izinkan kami melihat mereka memohon ampun dan belas kasihan. Dan mengemis-ngemis untuk diizinkan berlindung di bawah kemuliaan syariatMu.
Dan berilah kami kesabaran untuk melihat apa yang saat ini terjadi, sementara tangan kami dan kaki kami tak kuasa berbuat sesuatu membantu mereka saudara kami.
Dan gerakanlah hati pemimpin-pemimpin Muslim agar tak lagi bermulut manis mengaku berjuang, sementara tangan mereka bermanis manja bergandengtangan dengan para penjajah yang menyakiti saudara kami di tanah suci.
Dan perjuangan itu tetap harus berjalan meski hanya sekedar menyuarakan.
Jangan berhenti.. sampai nanti Alloh yang menghentikan.
Allohu akbar..!!!!
Tapi saya tidak yakin kita bisa bersatu..
Karena biasanya. Postingan seperti ini akan minim share dan komentar karena dianggap tidak perlu.