Tidak ada bagian tubuh yang lebih lelah daripada lelahnya hati.
Hati bekerja terus menerus setiap saat. Dan hati pula yang menanggung akibat dari semua indra yang ada pada diri manusia.
Mata yang melihat.. hati yang memproses.
Telinga yang mendengar.. hati pun yang bereaksi.
Hati menjadi tempat bermuaranya semua hal yang kita indrai. Dan tak sedikit, dari apa yang kita lihat dan kita dengar.. bahkan berakhir dengan rasa sakit dan kesedihan.
Bahkan, melihatnya hanya sekilas..
Mendengarnya tak seberapa lama..
Tapi apa yang dirasakan di hati bisa begitu amat sangat lama.
Bisa berhari-hari, berbulan-bulan, bahkan bisa sampai tahunan.
Karenanya..
Jika ada yang harus senantiasa diperhatikan kesehatannya dan waktu istirahatnya. Itu adalah hatimu.
Dan tidak seperti badan yang istirahatnya dengan tidur atau makan. Hati sedikit berbeda.
Obatnya adalah duduk di majelis dzikir dan majelis ilmu.
Hati yang penuh dengan ilmu tak mudah lelah. Sebab ia tahu dan sadar tentang hakikatnya hidup.
Bahwa segala hal di dunia merupakan ketetapan Alloh Subhanahu Wa Ta'ala yang pasti baik dan ada hikmahnya.
Ilmunya membuatnya lebih sabar.
Lebih siap, dan lebih sadar keadaan.
Jalan di depannya tak lagi gelap.
Tak lagi menakutkan.
Karena ilmu adalah cahaya.
Tak aneh jika orang yang duduk di majelis ilmu, hatinya punya kualitas yang berbeda saat menghadapi masalah. Lebih tenang, dan lebih tawakal.
Responnya pasti berbeda.
Tingkat ketabahannya pun berbeda.
Bahkan terkadang.. sekedar membaca tulisan tentang ilmu saja membuat hati lebih kuat. Apalagi jika datang, dan duduk mendengarkan kajian ilmu..? Pasti hatinya lebih sehat.
Selain itu.. juga diingatkan untuk selalu berdzikir. Dan hati yang senantiasa berdzikir tak akan mudah gelisah. Sebab ia selalu ingat, bahwa Alloh pasti melihat perjuangan hambaNya dan Alloh tak akan pernah meninggalkan orang yang iman kepada-Nya.
Carilah majelis ilmu..
Karena itu adalah tempat healing terbaik bagi hati yang sedang gelisah. Dan tempat istirahat terbaik, bagi hati yang sedang lelah.