Kali ini bukan tentang postingan motivasi atau informasi tentang urusan hati yang ingin saya bagikan.
Mungkin lebih tepatnya..
Sebuah ajakan sederhana atau juga pertanyaan.
Kawan.. kapan terakhir kali bertanya ke ibumu dengan pertanyaan ini,
"Bu.. apakah ibu sudah bahagia dengan apa yang anak lakukan untuk ibu selama ini??"
Kapan terakhir kali kalimat itu kita tanyakan..??
Atau bahkan mungkin belum pernah..??
Atau jangan-jangan.. sudah terlambat untuk bertanya karena yang hendak ditanya sudah tak lagi ada..??
Kawan..
Sepanjang hidup kita berusaha untuk membuat banyak orang bahagia. Dan tak jarang kita sampai berusaha memastikannya.
Ke pacar, ke pasangan, ke pelanggan, ke atasan, ke tim.
Tapi ke orang tua??
Berapa kali kita memastikan mereka sudah bahagia?
Bahkan mungkin ada sebagian yang lupa membahagiakan ibunya di level prioritas tertinggi.
Padahal saat kita di dalam rahimnya, kita adalah prioritasnya. Semua nutrisi yang beliau makan dialirkan ke kita.
Aktivitasnya dijaga demi kita.
Geraknya melambat dan penuh kehati-hatian demi kita.
Kawan..
Kalau ada salah satu nasihat tentang penarik rezeki yang paling berdampak menurut saya, salah satunya adalah;
"Berikan yang terbaik untuk ibumu, akan terbaik pula rezeki yang Alloh karuniakan untukmu. Berikan apa yang menjadi kebutuhannya, maka Alloh tidak akan meninggalkanmu dalam kesulitan. Dan bahagiakan hati ibumu, maka Alloh akan kirimkan banyak sebab untuk menghibur kesedihanmu. Insyaallah.."
Ini bukan tentang berapa banyak yang antum berikan kepada beliau. Tapi tentang apa yang berkesan di hati beliau. Bisa sikap, tindakan, kesholehan, adab, kesantunan atau mungkin kesiapsiagaan.
Ini semua bukan sekedar tentang rezeki, tapi juga tentang misi hidup yang tak bisa disepelekan.
Jika beliau masih ada, bahagianya adalah prioritasmu.
Jika sudah tak ada.. memohon ampun dan bersedekah atas namanya harus menjadi kebiasaanmu. Itulah cara tetap terhubung dengannya.