Di dunia ini tidak hanya selalu bicara tentang yang wajib dan yang haram.
Atau yang sunah dan yang bid'ah.
Terkadang.. hidup juga bicara tentang hal yang Mubah (boleh). Dan hal ini amat sangat banyak.
Dan salah satu kesalahan yang sering kali tidak kita sadari dan akhirnya menjadi sebab rusaknya hidup adalah..
Terlalu berlebihan pada hal-hal yang bersifat mubah.
Makan itu boleh.. tapi terlalu banyak makan?? Merusak badan dan cara hidup.
Tidur itu boleh.. tapi terlalu banyak tidur?? Memupuk malas dan jadi sebab hilangnya banyak kesempatan dan peluang.
Bicara itu boleh.. namun banyak bicara?? Berpotensi dusta dan merusak integritas.
Melihat itu boleh.. tapi terlalu banyak melihat..?? Jadi sebab hilangnya rasa nikmat atas apa yang Alloh berikan dalam hidup kita, dan jadi pemicu untuk mudah komplain atas apa saja.
Berkumpul itu boleh.. tapi terlalu banyak berkumpul?? Terkadang jadi sebab hilangnya identitas dan terkikisnya karakter kita (lantaran sering sungkan, susah menolak dan berusaha selalu menyenangkan orang lain).
Semua hal yang dihukumi mubah (boleh), adalah sarana untuk menunjang kehidupan manusia.
Jika porsinya cukup.. hal itu jadi sebab berjalan lancarnya kehidupan. Begitu porsinya berlebihan, saat itulah hidup kita akan perlahan hancur berantakan.
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
يٰبَنِيْۤ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَا شْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْا ۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ
"Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Alloh tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan." (QS. Al-A'raf; 31)
Cinta yang terlalu berlebihan jadi sebab datangnya sakit hati.
Percaya terlalu berlebihan jadi sebabnya kecewa.
Berpikir terlalu berlebihan jadi awal datangnya depresi.
Bahkan terlalu fokus sekalipun, terkadang jadi membuatmu kehilangan moment bahagia bersama orang-orang tercinta.
Atur semuanya tetap seimbang..
Agar tidak terlalu berlebihan.