Ketika menulis buku Rezeki Level 9, sejak saat itu.. saya berusaha mendalami tentang konsep Rezeki dan bagaimana cara kerja rezeki yang sebenarnya.
Dan akhirnya saya menemukan rumusan penting ini.
Bahwa, Rezeki itu pasti dibagikan.
Salah satu sifat Alloh adalah Ar-Rozaq.. yang memberi rezeki.
Maka tidak mungkin seorang hamba yang masih bernafas tidak diberi rezeki. Tetap tenang. Dan jangan takut.
Karena ketakutan akan rezeki itu hanya datang dari setan.
اَلشَّيْطٰنُ يَعِدُكُمُ الْـفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِا لْفَحْشَآءِ ۚ وَا للّٰهُ يَعِدُكُمْ مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَا للّٰهُ وَا سِعٌ عَلِيْمٌ
"Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Alloh menjanjikan ampunan dan karunia-Nya kepadamu. Dan Alloh Maha Luas, Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 268)
Makin takut.. makin dekat dengan setan.
Di situlah awal kemiskinan.
Karena mereka yang dekat dengan setan akan mulai mengamalkan amalan setan.
1. Kikir
2. Tamak
3. Ingkar (kufur nikmat)
Dan itulah sumber kemiskinan..
Kikir menyebabkan harta yang sudah ada sekali pun tidak mau ia nikmati. Takut habis.
Tamak jadi sebab hati sibuk untuk terus mengumpulkan.. tidak ingin berkurang dan menggunakan.
Sementara kufur membuat perasaan selalu berpusat pada kurangnya, apa-apa yang tidak ada. Dan itulah yang menyebabkan keadaan semakin sempit. Dan itulah awal kemiskinan sejati.
Kemiskinan yang mendarahdaging ke mental dan pikiran. Dan ini yang berbahaya.
Maka, salah satu nasihat tentang keberlimpahan rezeki terbaik yang bisa saya berikan untuk antum adalah..
Pakai saja kalau masih ada. Dan tahan diri ketika tak ada.
Jangan khawatir membelanjakan harta jika memang harus. Misal..
● Untuk memberi nafkah ke istri.
● Kebutuhan pendidikan anak.
● Membahagiakan orangtua.
● Konsumsi vitamin atau makanan sehat.
● Sesekali berlibur membangun ikatan dengan keluarga.
● Bersedekah dan menolong mereka yang membutuhkan.
Asal masih ada..?? Pakai saja. Jangan ditahan-tahan. Agar rezeki yang berikutnya segera datang menggantikan yang pergi.
Dari Asma’ binti Abi Bakr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padaku,
لاَ تُوكِي فَيُوكى عَلَيْكِ
“Janganlah engkau menahan harta.. maka Alloh tidak akan menahan rezeki untukmu.”
Salurkan dengan senang.
Keluarkan uang dengan hati loss dan lapang.
Katakan kepada uang..
"Sana keluar dan jadi manfaat. Nanti balik lagi ya bareng temen-temenmu yang banyak. Sekarang main dulu.. beredar dulu."
Tapi kalau sedang habis..
Tahan diri. Bersabar. Dan jangan memaksakan diri hingga harus utang sana-sini.
Ada dipakai. Tak ada..?? santai.