Salah satu cara untuk mengurangi stress adalah kemampuan untuk membedakan mana wilayah kita dan mana wilayah Alloh.
Mereka yang tidak mau tahu bahwa wilayah dirinya terbatas.. selalu berusaha untuk memastikan semua hal. Akhirnya memaksakan semua hal harus sesuai dengan kehendak dan keinginannya.
Ia lupa bahwa ada wilayah Alloh Subhanahu Wa Ta'ala yang tak bisa diatur olehnya.
Dan di situlah peranan iman dan tawakal.
Orang beriman tahu bahwa Alloh ﷻ sudah mengatur segala sesuatu bahkan sebelum kita semua ada.
Lalu dia ikhtiar sebaik mungkin.
Bukan untuk memastikan sesuatu.. tapi sebagai bentuk syukur dan menunjukkan keseriusan sebagai hamba.
Ikhtiar bukan untuk memaksa bahwa hasilnya harus begini dan begitu. Melainkan untuk menunjukkan kepada Alloh seberapa pantas kita mendapatkan yang kita inginkan. Biarkan Alloh yang menilainya.
Setelah ikhtiar terbaiknya di tunjukkan..
Tawakal gantian mengambil peran.
Bahwa dalam perihal hasil, hanya Alloh yang punya kuasa.
Orang yang paham tentang mana wilayahnya dan mana wilayah Alloh, akan menjadi pribadi yang tak mudah kecewa dengan keadaan.
Ia paham.
Menerima.
Dan tidak mudah kecewa.
Ia tahu..
Apa yang menjadi miliknya adalah rezeki untuknya dari Alloh. Dan itu pasti baik.
Sedangkan apa yang tak menjadi miliknya, berarti memang Alloh tak menginginkan hal itu menjadi rezekinya. Dan itupun pasti tetap terbaik.
Dapat senang, tak dapat pun tenang.