Penjara terburuk di dunia bukan berada di pulau-pulau terpencil dengan pengamanan super ketat atau makanan buruknya.
Bukan juga yang temboknya tinggi berlapis dengan kawat-kawat duri berdiri di atasnya.
Akan tetapi.. penjara terburuk di dunia adalah rumah yang dimana di dalamnya tidak ada lagi cinta dan kasih sayang di antara penghuninya.
Setiap pulang hanya dingin yang dirasakan.
Setiap pulang yang ada hanya was-was dan kekhawatiran.
Setiap obrolan hanya berujung pada perdebatan dan pertengkaran.
Mata selalu menatap curiga meski tinggal di satu atap yang sama.
Tidak ada rasa hormat.
Tidak ada rasa kasih sayang.
Yang ada hanyalah keinginan saling menyalahkan dan mencari kekurangan satu sama lain untuk dijadikan sebab menjatuhkan.
Setiap kali melihat wajah-wajah di tempat itu.. hati merasa gelisah. Hati merasa takut dan waspada.
Di hati sempit, di pikiran sumpek.
Rasanya selalu berpikir, bahwa di luar pintu sana jauh lebih tenang dan bahagia.
Itulah penjara yang terburuk di dunia.
Terlebih jika kita dipaksa menerima, bahwa kita akan tinggal di dalam sana selama sisa waktu hidup kita.
Karena itu kawan..
Rawat keluargamu dengan baik. Bangun dengan ilmu. Dan bangunlah cinta di dalamnya dengan rasa cinta karena Alloh.
Bukan karena urusan duniawi.
Bukan karena urusan nafsu.
Apalagi sekedar untuk beberapa angka yang tak seberapa.
Bicarakan dengan baik tujuan kebersamaanmu. Bicarakan lagi tentang niat yang mungkin belum sempat dibahas.
Letakkan ego satu sama lain..
Kalau salah akui salah. Dan siap diperbaiki. Jangan malu meminta maaf, dan jangan paling merasa benar sendiri.