Saya pernah membaca sebuah nasihat yang begini kira-kira maknanya..
"Selama engkau berada di sekitar manusia, pasti hatimu akan mengalami luka."
Karena begitulah aturan dunia.
Manusia lainnya adalah ujian bagi kita.
Alloh Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً ۗ اَتَصْبِرُوْنَ ۚ وَكَا نَ رَبُّكَ بَصِيْرًا
"Dan Kami jadikan sebagian kamu sebagai cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan Tuhanmu Maha Melihat." (QS. Al-Furqan: 20)
Kehadiran orang lain itu akan selalu jadi sebab kita diuji. Dan tak jarang, energi kita lebih banyak habis sebenarnya bukan untuk bekerja.. tapi karena menghadapi manusia.
Dan itu pasti terjadi.
Coba perhatikan penutup ayatnya. Alloh meminta kita bersabar. Bukan melawan.
Kenapa..??
Karena hal itu akan selamanya ada.
Diuji orang lain, dikuras energinya karena menghadapi perilaku orang lain, itu pasti ada terus. Karenanya kita disuruh sabar.
Sebab gangguan itu akan berlaku secara konstan dan permanen. Hehehe..
Satu orang resek pergi..
Akan datang dua tiga resekers yang lain lagi.
Menghadapi orang itu memamg melelahkan. Semakin luas pergaulan,.tuntutannya semakin banyak dan semakin besar.
Yang dijaga hatinya semakin banyak. Yang disenangkan semakin beragam. Dan bahkan, tak jarang yang kehilangan dirinya sendiri hanya demi diterima oleh lingkaran pertemanannya.
Atau enggak usah jauh-jauh ke orang lain.
Bahkan orang yang menurut kita paling mencintai kita sekali pun, orang tua atau pasangan misalnya..
Ternyata juga bisa menyakiti kita.
Rasa-rasanya hampir tidak ada anak yang belum pernah merasa tersakiti oleh orang tuanya sendiri. Terlepas dari niat sengaja atau tidak. Baik dari lisan maupun perbuatan.
Pun juga demikian dengan pasangan..
Akan selalu ada suami yang merasa disakiti istrinya. Dan juga sebaliknya.
Maka.. Ingat baik-baik kaidah ini kawan.
Karena ini adalah kaidah paling mendasar dalam kaitannya dengan hidup di tengah-tengah manusia..
"Mendekatlah sedekat mungkin dengan Sang Kholiq, karena itu adalah obat bagi kekecewaanmu terhadap makhluk."
Siapa yang hari ini merasakan dikecewakan oleh manusia..?? mendekatlah kepada Alloh sebagai obatnya.
Siapa yang hari ini masih gampang baperan atas perilakunya manusia..?? Berarti hatimu belum diisi dengan kecintaan yang besar kepasa Alloh Azza wa jala.
Karena mendekat kepada Alloh, harapannya kita akan sadar..
"Oo para reseker-reseker ini, adalah bagian dari takdir Alloh untukku, mengujiku, dan memuliakan derajatku. Karena Alloh yang mengirimnya, aku menerimanya dengan lapang dada."