Tugasmu bukan mencari tahu bagaimana cara Alloh akan menolongmu dan menyelematkanmu.
Karena sekeras apapun kamu berpikir, imajinasimu tak akan pernah mampu menyentuh barang secuil dari rapinya rencana Alloh.
Bahkan ibu Nabi Musa pun tak akan pernah mengira.. bahwa jalan keselamatan bagi anaknya ternyata justru berada di dalam istana seseorang yang begitu ingin menghabisinya.
Tak hanya sampi di situ..
Musa kecil (alaihissallam) pun dicintai di sana, makan dari harta musuhnya, berpakaian dengan pakaian musuhnya.
Alloh ﷻ kalau sudah mencintai seorang hamba. Semua makhluk pun akan mencintainya.
يَأْخُذْهُ عَدُوٌّ لِّيْ وَعَدُوٌّ لَّهٗ ۗ وَاَ لْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَـبَّةً مِّنِّيْ ۚ وَلِتُصْنَعَ عَلٰى عَيْنِيْ
".., dia akan diambil oleh (Fir'aun) musuh-Ku dan musuhnya. Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan agar engkau diasuh di bawah pengawasan-Ku." (QS. Ta-Ha: 39)
Begitulah kalau Alloh sudah mencintai seorang hamba..
Dia akan menjaganya, merawatnya, dan mengatur cerita dengan titik balik terbaik di luar yang kita bayangkan.
Maka jangan pernah putus asa dengan apapun yang terjadi dengan hidupmu hari ini. Karena teramat mudah bagi Alloh membalikkan ceritamu. Membuatmu berada di kisah terbaik di luar imajinasimu.
Jangan pula takut dan khawatir terhadap orang-orang yang memusuhimu..
Karena mudah pula bagi Alloh menjadikan mereka sekutumu atau wasilah perlindungan bagimu.
Maka selama 5 hal ini kau pegang.. niscaya seluruh cerita hari ini, bisa jadi sedang menuju pada perubahan ke arah kebaikan insyaallah.
1. Harapan yang tak pernah padam akan datangnya pertolongan Alloh dengan berdoa dan menjaga iman.
2. Sibuk beribadah dan beramal sholeh meski keadaan diri ada di titik paling sulit dan tengah sempit.
3. Berkata yang baik-baik saja karena itu adalah "mantra" untuk membaguskan keadaan.
4. Tetap bersyukur dengan lisan dan perbuatan apapun prosesnya. Minimal senyum, agar orang-orang melihatmu seolah ridho atas semuanya.
5. Dan jangan menzholimi hak siapapun yang menjadi tanggung jawabmu. Seperti nafkah untuk istri dan anak, hak orang tuamu, orang yang bekerja padamu dan seterusnya.
Jangan banyak menduga ada apa di depan sana. Karena orang beriman, tak akan pernah kecewa. Insyaallah..