Cepat atau lambat..
Akan datang suatu hari dimana dirimu tak lagi berminat dengan ambisi.
Tak ingin lagi mengumpulkan.
Tak lagi ingin banjir pujian atau tepuk tangan.
Tidak dikenal bersyukur..
Tidak disapa bodo amat..
Tidak diajak nggak baper..
Bahkan tidak dihormati pun tak ada kecewa dan tak ada sakit hati.
Yang ada, hanya ingin duduk tenang.
Dan menikmati apa yang ada, dan apa yang sudah Alloh berikan.
Lebih senang membagikan dan melihat mereka yang menerimanya tersenyum bahagia.. daripada mengumpulkan dan menyimpan.
Akan datang hari dimana perasaan orang lain lebih kau pikirkan dari perasaanmu sendiri.
Dan saat hari itu tiba..
Dirimu tidak lagi ingin klarifikasi apapun berita buruk tentangmu.
Dalam hati justru berkata.
"Apa katamu sajalah.. terserah. Aku tak lagi punya energi untuk membantah semuanya. Cukup Alloh yang tahu dan nanti kita buktikan di akhirat saja."
Dan ketika waktu itu telah tiba..
Duniamu akan terasa lebih luas, lebih lapang dan lebih tentram..
Karena hari itu, adalah hari dimana Alloh sudah menaikkan derajatmu.
Alloh meninggikan kedudukanmu.
Sehingga segala macam nikmat dunia yang kau lihat sekarang dari tempat itu menjadi jauh lebih kecil, remeh dan receh.
Bagimu.. hanya ridho Alloh yang terpenting.
Bagimu.. hanya ketenangan saat beribadah yang paling indah.
Yang lain..? Biasa saja.
Dan itulah tanda orang-orang yang Alloh cintai.. sebelum perjumpaan denganNya.
هُوَ الَّذِيْۤ اَنْزَلَ السَّكِيْنَةَ فِيْ قُلُوْبِ الْمُؤْمِنِيْنَ لِيَزْدَا دُوْۤا اِيْمَا نًا مَّعَ اِيْمَا نِهِمْ ۗ وَلِلّٰهِ جُنُوْدُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ ۗ وَكَا نَ اللّٰهُ عَلِيْمًا حَكِيْمًا
"Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin untuk menambah keimanan atas keimanan mereka (yang telah ada). Dan milik Alloh-lah bala tentara langit dan bumi, dan Alloh Maha Mengetahui, Maha Bijaksana," (QS. Al-Fath: 4)