Tahu nggak kawan, apa azab terberat yang Alloh berikan kepada seorang hamba?
Menurut sebagian ulama..
Hukuman terberat Alloh ﷻ kepada seorang hamba di dunia adalah, dibiarkan hamba tersebut larut dalam maksiat yang dia kerjakan.
Tidak merasa bersalah, tidak menyesal, tidak bertobat memohon ampun dan terus mengulangi kemaksiatannya.
.وَالَّذِيْنَ كَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا سَنَسْتَدْرِجُهُمْ مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُوْنَ، وَاُمْلِيْ لَهُمْۗ اِنَّ كَيْدِيْ مَتِيْنٌ
“Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, akan Kami biarkan mereka berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui. Dan Aku akan memberikan tenggang waktu kepada mereka. Sungguh, rencana-Ku sangat teguh” (QS Al-‘Araf: 182-183)
Maka itulah azab terberat yang sebenarnya sedang dialami seorang hamba.
Bukan kemiskinan.
Bukan penyakit.
Bukan pula musibah lahiriyah yang sedang dialami.
Sebab, ada yang karena kemiskinan, penyakit, dan musibah, ia justru bisa merintih berdoa dan memohon ampunan kepada Alloh.
Artinya, hal yang kadang kita lihat sebagai hal tak menyenangkan.. kalau kemudian berujung kepada kembalinya kita menikmati manisnya ibadah kepada Alloh, sejatinya itu adalah ANUGERAH. Bukan musibah.
Akan tetapi musibah itu adalah ketika Alloh sudah membiarkan kita.
Tak lagi diberi hidayah.
Tak lagi diberi petunjuk.
Tak lagi diberi rasa risih saat bermaksiat.
Dan tak lagi diberi nikmatnya rasa saat beribadah kepada Alloh.
Bahkan dalam gelimang kemudahan sekalipun, ia tak tergerak sedikit pun untuk berdoa, beribadah apalagi memohon ampunan dari Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
Terus asyik dengan maksiatnya.. sampai akhirnya ia mati dalam keadaan su'ul khotimah.
اِنَّمَا نُمْلِيْ لَهُمْ لِيَزْدَا دُوْۤا اِثْمًا ۚ وَلَهُمْ عَذَا بٌ مُّهِيْنٌ
"Sesungguhnya tenggang waktu yang Kami berikan kepada mereka hanyalah agar dosa mereka semakin bertambah; dan mereka akan mendapat azab yang menghinakan." (QS. Ali 'Imran: 178)