Di mekah, ada thaif. Tempat dingin yang menjadi tujuan wisatanya para raja.
Di jawa tengah dan sekitarnya ada Dieng, Tawangmangu. Tak jauh beda.. juga menjadi tujuan wisata banyak orang dari berbagai golongan.
Ke Timur ada Bromo, ke barat ada Puncak, di Bogor. Lagi-lagi sama, banyak berdiri Vila sebagai tujuan wisata banyak orang.
Di wilayah Gowa, Sulawesi Selatan ada Malino yang indah pemandangannya.
Ternyata dimana-mana sama.
Tempat dingin itu selalu menjadi tujuan. Karena dingin itu menyenangkan.
Dingin itu membawa pikiran dan perasaan merasa lebih aman dan nyaman.
Begitu pula dengan manusia..
Jadilah, orang yang mendinginkan suasana, maka antum akan dirindukan.
Jadilah orang yang kata-katanya menyejukkan, niscaya engkau akan disenangi manusia.
Jangan bawaannya jadi orang yang panas terus. Penuh drama. Gampang ngamuk. Seneng ribut.
Atau bikin ruwet hal yang seharusnya bisa dibawa santai dan sederhana.
Belajarlah menjadi pribadi yang tenang dan menyejukkan. Latihlah jiwamu untuk senantiasa tenang dalam berbagai keadaan..
Dengan cara;
● memperbanyak ilmu,
● gemar mencari hikmah,
● tidak mudah bereaksi
● dan tidak mudah mengambil kesimpulan terlalu cepat.
Karena ujung dari kehidupan ini pun ternyata adalah untuk mendapatkan predikat sebagai pemilik jiwa yang tenang.
يٰۤاَ يَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ
"Wahai jiwa yang tenang!" (QS. Al-Fajr: 27)