Tidak akan tenang hati manusia sampai ia berada di satu fase, dimana hatinya sudah mulai mau berkata..
وَاُ فَوِّضُ اَمْرِيْۤ اِلَى اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ بَصِيْرٌ بِۢا لْعِبَا دِ
"Dan aku menyerahkan urusanku kepada Alloh. Sungguh, Alloh Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya." (QS. Ghafir: 44)
Karena pada akhirnya dia tahu.. bahwa sebaik-baik pengatur hidupnya adalah Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
Dan Alloh tidak mungkin mengecewakan hamba-hamba-Nya. Sebab Alloh melihat seluruh jirih payahnya, seluruh usahanya, seluruh tangisan, kesabaran dan juga doanya.
Tidak akan tenang hati seorang manusia sampai akhirnya, ia lebih percaya atas apa yang Alloh putuskan daripada apa yang ia rencanakan.
Tidak akan tenang hati seorang manusia sampai ia memahami..
Bahwa tidak diberi pun adalah jawaban dari doa. Karena bisa jadi, apa yang kita minta justru membuat kita celaka dan merusak apa yang sudah baik dari hidup kita.
Percaya ya kawan..
Alloh lebih pandai dalam mengurus hidup kita dari pada siapapun. Innalloha ma'akum..