Salah satu cara Alloh Subhanahu Wa Ta'ala memberikan kita rezeki adalah dibuat oleh Alloh kita ini tergerak hati untuk berdoa.
Karena doa itu adalah bentuk "Tersambung" nya seorang hamba dengan Rabb-nya.
Manusia itu..
Selama dia masih mau berdoa. Maka insyaallah dia selamat. Dan termasuk golongan orang yang Alloh berikan rezeki.
Karenanya, salah satu bentuk godaan setan kepada manusia agar jauh dari Alloh dan bermaksiat kepada Alloh adalah.. dibuat seseorang merasa tak pantas untuk berdoa kepada Alloh.
Dibisikkan dalam pikiran kita..
"Dosaku kan banyak.. apa pantes berdoa?"
"Buat apa doa.. yang kemarin aja belum dikabulkan".
"Sudah.. doa itu gak usah banyak-banyak. Alloh sudah tahu".
Dan seterusnya..
Alhasil.. Lama-kelamaan manusia jadi males berdoa dan meninggalkannya.
Padahal meninggalkan doa itu sama dengan Maksiat.
Jangan dipikir maksiat itu hanya Syirik, minum Khamr, berjudi, zina, mencuri dan sejenisnya.
Bahkan meninggalkan doa pun sudah maksiat.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ لَمْ يَسْأَلْ الله غَضَبَ اللهُ عَلَيْهِ
“Barangsiapa yang tidak meminta kepada Alloh, maka Alloh akan memurkainya”. (HR. At-Tirmidzi)
Doa itu perintah..
Dan kalau kita menjalankan perintah, pasti diberi upah.
Maka dari itu, doa terus kawan.. Agar rezekimu datang dan bertambah.
Amirul Mukminin Umar bin Khaththab Radhiallahu'anhu berkata..
“Aku tidak pernah mengkhawatirkan apakah doaku akan dikabulkan atau tidak, tapi yang lebih aku khawatirkan adalah aku tidak diberi hidayah untuk terus berdoa.”
Karena tidak lagi diberi hidayah untuk berdoa.. itu artinya Alloh sedang menyempitkan rezeki kita. Dan pastilah nanti, kita menjadi susah.
Jika kau dapati malam ini lisanmu masih terus memohon kepada Alloh..
Maka insyaallah.. itu tanda bahwa rezeki masih ada dan sedang mendekat. Jangan bosan berdoa.
Karena Alloh tidak pernah bosan mendengarkan permintaan kita, kita lah yang seringnya bosan meminta kepada Alloh.