Salah satu buah yang bisa saya petik dari perjalanan panjang bernama belajar adalah sebuah pemahaman..
Bahwa hidup ini, adalah tentang SENI MENAHAN.
Siapa yang kuat menahan dirinya dari melakukan yang dilarang, maka dia selamat.
Termasuk kuat menahan dari beratnya apa yang diperintahkan.. itu pun akan selamat.
Orang yang sehat adalah yang mampu menahan makanan yang buruk bagi tubuhnya.
Orang yang pandai adalah yang mampu menahan rasa lelah dan kantuk saat belajar.
Orang yang sejahtera adalah yang mampu menahan diri dari berfoya-foya tiada guna.
Dan banyak lagi contoh yang berujung pada kesimpulan.. bahwa semua orang yang baik keadaannya, mapan kehidupannya adalah mereka yang mampu menahan dirinya dari rasa sakit perjuangan.
Syeikh Ali Tantowi pernah berkata..
"Rasa lelah saat melaksanakan ibadah itu akan berlalu.. tapi pahalanya akan kekal tercatat. Demikian pula rasa nikmat kala bermaksiat, itu juga akan berlalu.. namun balasan keburukannya akan terus ada."
Hidup ini hanya masalah seberapa sanggup kita menahan. Mereka yang tak sanggup menahan akan menanggung kesusahan.
Capeknya sholat tidaklah lama..
Capeknya baca Qur'an tidak akan lama.
Capeknya berangkat ke majelis taklim tidak akan lama.
Memang sulit.. tapi itulah seninya.
Jika bertahan itu mudah, maka hadiah dari kesabaran bukanlah surga yang tak ternilai harganya.
Mau hidupmu baik.. kuasai SENI MENAHAN. Bukan menahan seni. Sebab kalau menahan seni.. itu buruk. Khususnya bagi ginjal.
Segera pipis jika kebelet.
Jangan menahan seni.
Terus ambil wudhu .. lalu baca al Kahfi di malam jumat. Perbanyak sholawat..