Pahami dengan penuh pengetahuan dan persiapan.
Berharap bahwa semua selalu sama..
Selalu langgeng.. Selalu abadi.
Adalah sebuah kemustahilan.
Semua akan ada masanya..
Yang senang akan ketemu sedih juga.
Yang sedih.. akan berjumpa bahagia pada waktunya.
Yang sedang sempit rezeki.. itu tak selamanya. Yang sedang lapang.. akan ada masanya ujian rezeki juga tiba.
Begitulah aturan hidupnya manusia..
Semua dipergilirkan. Semua bergantian.
Jadi pelajaran bahwa setiap kita harus selalu rendah hati. Agar selalu belajar melayani.
Sebab tak selalu kita akan dilayani dan dianggap istimewa.
Banyaknya penyakit pikiran hari ini seperti depresi, stress, panik berlebihan hingga hilangnya akal kewarasan sampai menyerang mental lantaran tidak siap menemui keadaan yang berbeda.
Maka dari itu..
Jika Alloh hari ini memberikan hal yang baik dalam hidup, pakai dan manfaatkan dengan cara terbaik.
Yang bisa dikerjakan hari ini, saat ini. Lakukan segera.
Rasululloh shollallahu'alaihi wa sallam berpesan.. manfaatkan yang lima sebelum datang yang lima.
Muda sebelum tua.
Kaya sebelum miskin.
Lapang sebelum sempit.
Sehat sebelum sakit.
Dan hidup sebelum mati.
Hari ini adalah hadiah terbaik..
Rumus saya..
"Jadilah orang yang berupaya terbaik di hari ini. Jangan tunda sampai besok untuk melakukan sesuatu yang bisa dikerjakan hari ini.."
Dari situ saya belajar..
Berencanalah untuk masa depan, belajarlah dari masa lalu. Tapi hiduplah yang terbaik di hari ini.
Sehebat-hebatnya gambaran masa depan, itu masih belum nyata. Sebaik-baiknya kenangan di masa lalu, itu sudah lewat dan tak bisa direngkuh lagi.
Dikatakan..
بَيْضَةُ اليَوْمِ خَيْرٌ مِنْ دَجَاجَةِ الغَدِ
(Baidhatul yaumi khairun min dajaajatil ghadi)
Artinya: Telur hari ini.. lebih baik daripada ayam esok hari.
Hidup terbaik.. ya hari ini.
Manfaat yang baik sebelum dipergilirkan.
Dan sabar dengan keadaan sampai datangnya kesempatan yang lebih baik.
Seperti memohon maaf selagi sempat.
Saya hari ini mohon maaf lahir dan batin ke kawan-kawan semua.