Cukup itu letaknya di hati. Bukan karena nominal. Cukup itu urusan rasa, bukan perkara benda.
Ada yang punya sedikit pakaian, sudah merasa cukup. Ada yang punya banyak.. masih sering berkata, "Nggak punya baju".
Ada yang dapat banyak setiap bulannya tapi tetap merasa tak cukup. Sebab keinginannya melebihi kemampuannya.. ini awal dari ketidakcukupan.
Sementara di sisi lain.. ada yang pendapatannya di bawah sebagian besar orang.. namun bisa cukup dan bersyukur.
Sebab ia pandai mengukur diri.
Kuncinya hidup cukup adalah..
Jangan ingin hidup seperti cara hidupnya orang lain. Jangan ingin hidup dengan ukuran kemakmurannya orang lain.
Setiap orang diberi kemuliaan berdasarkan kebaikan untuknya..
Karena ada sebagian kelapangan harta yang menjadi sebab keburukan di tangan manusia-manusia tertentu.
Sebaliknya.. Ada pula kesederhanaan yang justru menjadi awal ketakwaan di sebagian orang tertentu.
Alloh tahu yang terbaik untuk hambaNya.
Sebab kemuliaan di tangan orang lain, belum tentu jadi kenikmatan di tangan kita.
Hiduplah sesuai dengan kemampuanmu.
Kendalikan keinginan sesuai dengan keadaanmu. Insyaallah hidup akan terasa cukup.
Karenanya..
Tentukan dulu rasa cukup di hatimu..
Maka angka tak lagi jadi masalah untukmu..