Jika saat ini hidupmu dikepung dengan ratusan masalah.. selama engkau mampu melihat satu saja nikmat Alloh lalu mensyukurinya. Maka mengingat-ingat yang satu itu akan membuat hatimu lapang dan bahagia.
Akan tetapi, meski saat ini dirimu dikelilingi oleh ribuan nikmat.. namun engkau fokus pada satu kekuarangan yang membuat hati tak nyaman. Maka seketika kesedihan pun akan datang.
Punya rumah tinggal..
Ada kendaraan..
Ada penghasilan..
Keluarga yang lengkap..
Dan dengan beragam hal yang menyertai, tapi hati terasa sempit karena pikiran fokus pada noda kecap yang nempel di baju baru.
Lihat? Seketika semua kenikmatan tak akan nampak.
Hidup ini ditentukan dari seberapa besar kemampuan kita mengendalikan fokus..
Fokus pada nikmat Alloh membuat hati menjadi tenang dan bahagia.
Fokus kepada kekurangan membuat hati menjadi sedih dan susah.
Dari sini kita bisa belajar..
Bahwa penghilang kesusahan hati itu sebenarnya adalah memunculkan rasa syukur dan rasa cukup. Sementara penghilangnya kenikmatan adalah menghadirkan rasa kufur dan tiada cukup.