Manusia itu memang makhluk paling aneh..
Di satu waktu ia bisa menangis memohon ampun, di lain waktu ia bisa tertawa melakukan dosa.
Di satu waktu ia bisa memohon kepada Alloh dengan doa yang penuh harap.. Di lain waktu ia enggan datang lagi kepada Alloh seolah merasa tak butuh (setelah doanya terkabul).
Di satu waktu ia bisa menata hatinya sambil berkata.. "Ini semua kehendak Alloh".
Lalu di lain waktu ia tak sabar dan menolak takdir Alloh yang buruk untuknya.
Di satu waktu ia memuji Alloh..
Di lain waktu ia lupa dari siapa nikmat yang didapatkannya itu berasal.
Itulah manusia..
Hatinya lah yang membuatnya demikian.
Hati manusia adalah penghalang untuk mendekat kepada Alloh jika tak segera dikendalikan..
Hati tempatnya kita sulit ikhlas.
Hati tempatnya kita terpancing tidak sabaran.
Hati tempatnya kita menyimpan amarah.
Maka Rasulullah Shollallahu'alaihi wassallam mengajarkan doa khusus untuk hati. Dan ini adalah doa terbanyak yang dibaca beliau menurut Ummu Salamah Radhiallahu'anha..
Beliau berkata:
كَانَ أَكْثَرُ دُعَائِهِ: يَا مُقَلِّبَ القُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
“Doa terbanyak (yang sering dipanjatkan) beliau (Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam) adalah "Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik" - Wahai Dzat yang membolak-balikan hati.. teguhkan kami di atas agama-Mu”. [HR. At-Tirmidzi]
Bahkan pribadi seagung Rasulullah Sholallahu'alaihi wassalam pun tetap meminta kepada Alloh dari hati yang berubah-ubah..
Dan sejatinya.. itu sebenarnya untuk mengajarkan kita. Bahwa itulah sifatnya hati.
Pasti berubah-ubah.
Karenanya jangan sombong dengan imanmu..
Dengan kesholehanmu.. dengan ibadahmu.
Bisa jadi hari ini kau merasa lebih baik dari orang lain karena rajin sholat dan ngaji. Tapi esok hari.. bisa jadi imanmu berada di bawah orang yang kau anggap rendah.
Hari ini kita yakin.. besok bisa jadi malah menjadi orang yang paling ingkar. Naudzubillah..
Tak ada jaminan hidayah ini dan iman ini akan terus melekat di hati kalau kita tidak menjaga hati dan meneguhkannya setiap waktu.
Tidak ada jaminan saat ajal di depan mata.. Hati ini masih iman dan mengingat kalimat tauhid.
Dan tahukah apa yang terbaik bagi hati yang senantiasa berubah-ubah??
Yakni Al Qur'an..
“Demikianlah, supaya Kami dapat menguatkan dengannya (Al-Qur`an) akan hatimu." (QS. Al Furqon: 32)
Mereka yang hatinya senantiasa galau..
Berubah keadaan..
Hari ini iman, besok futur.. biasanya karena mulai jauh dari Al Qur'an.
Kenapa perlu membaca Qur'an.. karena di dalamnya terdapat kisah untuk penguat hati.
“Dan semua telah Kami ceritakan kepadamu dari kabar-kabar para rasul yang Kami menguatkan dengannya akan hatimu.” [QS. Hud : 120]
Wahai jiwa yang hatinya senantiasa berubah-ubah..
Kuatkan hatimu dengan Al Qur'an.