Di antara hal yang pasti pernah terjadi dalam kehidupan kita adalah..
Ada orang-orang yang datang kepada kita, mendekat ke kita, hanya ketika mereka butuh saja.
Begitu hajat sudah selesai..??
Keinginan sudah terpenuhi, dan kepentingan sudah didapatkan..??
Lalu mereka menghilang tak datang lagi.
Kalau pernah mengalami diperlakukan demikian?? Jangan kesel. Jangan sebel.
Jangan marah jika ada orang yang mendatangi kita hanya di saat mereka membutuhkan bantuan.
Jangan marah jika orang-orang hanya mendekat kepada kita di saat kita punya kenikmatan dan kelebihan dalam harta.
Jangan marah jika kita hanya diingat oleh orang lain saat mereka perlu saja.. jangan marah.
Bukankah kita juga sering begitu kepada Alloh?
Sanggup bangun di setiap malam mengetuk langit dengan doa yang panjang. Sambil menangis tersedu mengadukan persoalan selepas tahajud hanya di saat ada masalah besar di depan mata??
Kita mampu berdoa sedemikian lama dan khusyuk penuh harap hanya ketika besok pagi solusi harus ada??
Bukankah kita juga sedekah terus-terusan saat merasa butuh keajaiban?? Di saat butuh percepatan dari solusi karena waktu tak ada lagi??
Dan begitu hadir sedikit kelonggaran karena izin Alloh Subhanahu Wa Ta'ala..
Tahajud pun kembali dikesampingkan. Lalu nyaman ditinggalkan karena berdalil.. "kan cuma sunnah."
Kemana dirimu yang kemarin bangun dengan mindset tahajud adalah solusi??
Doa pun kembali jarang. Sedekah pun kembali kadang-kadang. Dzikir dan bacaan Qur'an di negosiasi seminim mungkin.
Maka.. Jangan marah jika orang memperlakukanmu seperti itu. Karena mereka adalah cerminan diri kita kepada Alloh.
Yang nempel-nempel dan memohon-mohon hanya saat butuh, mendesak dan merasa tak aman. Kalau sudah lewat dan tenang..?? Lain lagi urusan.
Kita sama dengan mereka.
Bedanya..??
Kalau kita yang diperlakukan demikian, didatangi saat dibutuhkan dan ditinggalkan setelah selesai urusan, kita marah dan mendendam.
Tapi tidak dengan Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.. yang malah selalu terus mengharap kita untuk kembali. Meski berulang kali pergi jika kebutuhan telah terpenuhi.
Astagfirullahal'adziim..