Semakin paham, bahwa hidup ini..
Ternyata ujungnya hanya tentang kemampuan mengatur keadaan hati.
Susah atau senang..
Lapang atau sempit..
Sedih atau bahagia..
Ternyata bukan terletak pada barang, benda, tempat atau situasinya.. tapi lebih kepada bagaimana keadaan hati kita masing-masing.
Terbukti yang di dalam mobil mewah bisa menangis sedih..
Yang naik sepeda motor boncengan dengan anak dan istri, masih dengan setumpuk barang diikat di belakang. Malah bisa tertawa lepas sambil cerita di perjalanan.
Yang makan di restoran mewah bisa sambil marah dan gebrak meja..
Yang makan di rumah dengan sambel tempe, sayur bayem, tambah lalapan, malah sebegitu bahagianya.
Yang dikelilingi circle orang ternama lelah dengan kepalsuan.. yang dikelilingi orang-orang biasa malah pertemanannya lebih tulus dan siap membantu kapan saja.
Maka hidup itu.. pada intinya adalah kemampuan mengatur hati.
Makin pinter ngatur hati, makin mudah bersyukur dan bahagia.
Makin pinter mengendalikan hati.. Makin tidak dikendalikan lingkungan dan keadaan.
Dan atur hatimu dengan 4 pola..
1. Ingat bahwa semua dari Alloh dan akan kembali kepada Alloh.
2. Ingat bahwa dunia ini tempatnya ujian, bukan tempat bersenang-senang.
3. Bahwa segala kesedihan, adalah karena kita terlalu bergantung kepada makhluk.
4. Dan sebaik-baik balasan yang membuat kita ridho, adalah ketika Alloh yang membalasnya. Maka, belajarlah ridho kepada apa yang Alloh tetapkan.. karena itu pasti yang terbaik.