Kita itu hidup di antara dua kemungkinan saja..
Antara DIBERI atau DIAMBIL.
Ya hanya itu saja.
Maka jangan hanya berpikir untuk minta terus kepada Alloh Subhanahu Wa Ta'ala.
Tapi juga persiapkan diri saat sesuatu yang dititipkan kepadamu diambil kembali oleh Alloh. Karena cepat atau lambat, pasti terjadi.
Banyak orang yang hanya seneng meminta. Tapi tidak siap diambil.
Akibatnya, kalau ada sesuatu yang hilang dari hidupnya.
Sedihnya berkepanjangan.
Kecewanya berlebihan.
Bahkan terkadang, iman pun ikut melemah, turun dan berkurang lantaran menolak kehilangan.
Padahal diberi dan diambil adalah sebuah rangkaian takdir yang dipergilirkan oleh Alloh kepada manusia. Sampai kita diingatkan dengan kalimat..
Innalillahi wa innailaihi rojiun..
Kita ini milik Alloh, semuanya dari Alloh. Dan akan kembali lagi kepada Alloh.
Maka kawan..
Jika ada sesuatu yang diambil darimu, ingat 3 hal ini.
1. Bahwa sejatinya hal itu tidaklah hilang. Selama kita ikhlas.. semua itu akan kembali Alloh berikan di akhirat dalam wujud yang lebih sempurna.
Hakikatnya.. ini hanya sekedar berpisah untuk sementara waktu.
2. Ketika Alloh ambil sesuatu darimu, hanya ada dua kemungkinan sesudahnya. Akan diganti dengan yang hal serupa yang baik. Atau hal lain yang lebih baik lagi.
Selama hidupmu manut dengan aturan Alloh. Tak akan pernah Alloh membuatmu kalah dan susah.
3. Jika diambil darimu, mungkin ada potensi berbahaya yang akan mengubah hatimu, imanmu dan membahayakan akhiratmu.
Karena sayangnya Alloh kepadamu, Alloh tak ingin kita terikat dengan sesuatu yang merusak akhiratmu. Jaga iman dan baik sangka. Bahwa yang hilang, pasti adalah bagian dari Alloh menyelematkan.
Maka, coba ucapkan dengan lembut saat kehilangan.. apapun itu.
Ucapkan.. "Ini pasti karena Alloh sayang.."
Ulangi hingga hatimu tenang.