Kan sudah sering dinasihati..
Jangan terbuai dengan janji orang lain.
Yang kemarin bilang mau bantu.. Hari ini pun tak pernah nampak lagi.
Yang nampaknya memberi harapan, nyatanya pergi saat dibutuhkan.
Yang katanya setia, pada akhirnya juga sekarang tak lagi bersama.
Kan sudah tahu sifatnya lidah.. lain hari lain bicara. Lain bumbu lain rasanya.. hehe.
Maka, menaruh harapan dari di setiap omongan orang lain adalah awal dari kekecewaan berulang.
Cukup ucapkan terima kasih saat ada yang menawarkan dan menjanjikan bantuan..
Balas dengan doa kebaikan. Setelah itu lupakan..
Kembali kerjakan sendiri apa yang bisa kita kerjakan. Jika besok orangnya datang beneran..
Itu bonus yang memudahkan pekerjaan kita. Anggap saja hiburan di saat lelah menyapa.
Tapi jangan sekali-kali berhenti bertindak dan melangkah hanya karena menunggu janji "makhluk ghoib" berwujud manusia.. upss.
Hidupmu adalah urusanmu..
Hidupmu adalah tanggungjawabmu.
Saya sudah melihat banyak orang yang jatuh terpuruk semakin dalam karena terlalu berharap dengan lisan manusia.
Terlalu percaya dengan janji.
Dan terlalu terbuai dengan rayuan dan pujian.
Begitu ditinggalkan baru tersadar..
Ternyata kita sudah rugi waktu karena sudah terlalu tinggi berkhayal.