Salah satu kunci kemudahan hidup adalah ilmu yang berkah.
Dan ilmu yang barokah didapatkan dari kesungguhan, kesabaran dan ketuntasan mempelajarinya. Ditambah satu lagi yang tidak kalah penting, ridho dari guru yang mengajar kita.
Mereka yang gemar menyakiti hati gurunya, akan berkurang pula keberkahan ilmunya.
Mintalah ridho dari guru yang mengajarimu ilmu, khususnya ilmu dasar dalam agama seperti Ilmu ibadah, yang terkait dengan ibadah dan perihal adab.
Jangan biasa membuat gurumu marah. Dan jangan sakit hati saat diingatkan. Senanglah jika masih diingatkan.. karena jika seorang guru tak lagi memberi peringatan, itu adalah musibah.
Sebab kemarahan tertinggi orang alim biasanya adalah diam dan tidak lagi peduli.
Dan sedikit di antara yang jadi penyebab kurang berkahnya ilmu selain di atas adalah..
Gemar meninggalkan majelis tempatnya belajar sebelum waktunya selesai. Kecuali dengan udzur.
Tidak mengulang pelajaran, biasanya karena enggan mencatat. Tidak ada yang bisa diulang karena hafalannya, catatan pun tak ada.
Para ahli hikmah memberikan saran..
"Lebih baik lama dalam memilih guru, daripada terlalu gegabah belajar dari satu guru, lalu engkau meninggalkannya sebelum selesai belajar karena tidak cocok dengannya. Itu membuat ilmu tidak barokah karena menyakiti hati gurumu."