Jangan buru-buru bilang keadaan sedang terpuruk, jika nyatanya dengan itu kau dapati sholatmu makin khusyuk, doamu makin dalam, istighfarmu makin sering, bacaan Qur'anmu makin bertambah dan sedekahmu makin ikhlas.
Itu bukan terpuruk namanya. Itu proses bahwa Alloh sedang memuliakanmu.., hanya saja lewat jalan yang agak terjal.
Terpuruk itu.. kalau keadaan sulit, tapi makin jauh dari Alloh, hati makin kufur. Sholat semakin malas, atau malah ditinggalkan. Baca Qur'an tak mau, dzikir terlupa, istighfar ogah-ogahan..
Bahkan mendengar nasihat agama pun sudah marah dan tak suka. Lalu mengambil jalan kesyirikan yang semakin membuat Alloh murka.
Itu baru terpuruk betul via jalan pintas. Langsung meluncur ke neraka mungkin malahan jika tak segera bertobat sebelum ajal.
Jangan ukur keadaan kita hanya dari nampaknya..
Tanya ke hati, dengan semua keadaan ini, kita jadi lebih baik atau lebih buruk hubungannya dengan Alloh..
Bahkan jika saat ini rezekimu sedang lapang, hidupmu senang, semua mudah.. tapi kedekatanmu kepada Alloh kian berkurang, maka itu pun adalah keterpurukan berbalut kemewahan.
Selamat baca Al Kahfi atau Yasin atau Al Mulk, bebas.. yang penting ngamalkan. Mumpung malam jumat, yang insyaallah penuh keberkahan..
Tambah sholawat boleh, sholawatan ya baik.