Ini nasihat saya kepada para laki-laki sebagai sesama laki-laki, juga sebagai sesama ayah..
Saya menyarankan.. jangan sampai mudah melanggar janji kepada anak-anak kita.
Apalagi ada sebagian kesan.. "Halah, cuma anak-anak ini, gak papa."
Eitss.. mereka merekam. Mereka juga adalah peniru yang ulung.
Mudah mengingkari janji kepada anak-anak kita, sama seperti membentuk mereka menjadi manusia yang rendah tanggung jawabnya saat dewasa.
Mereka akan mudah berjanji.. mudah pula mengingkari. Karena melihat apa yang dicontohkan orang tuanya, terkhusus ayah.
Maka selelah apapun..
Jika sudah berjanji, usahakan penuhi. Sesibuk apapun, atur waktu dengan serius jika sudah berjanji ke anak-anak kita.
Saya memaksa diri saya untuk itu..
Karena itu adalah investasi jangka panjang untuk karakternya..
Saya ingin mereka kelak jadi suami dan ayah yang bertanggungjawab..
Jadi orang dewasa yang amanah.
Jika kepada klien saja kita berusaha keras memenuhi janji agar mereka tak kecewa.. kenapa dengan anak tidak??
Padahal anak adalah Prime Customers. Pelanggan yang paling utama yang harusnya dapat pelayanan terbaik.. sebab merekalah harapan keberhasilan kita dunia akhirat.
Dan bila memang harus terpaksa melewatkan janji.. bayarlah denda atas kesalahanmu dengan berbuat lebih saat bersama mereka.
Dan sampaikan maaf dengan tulus.
Jangan sampai orang pertama yang mengecewakan hatinya adalah ayah ibunya. Jangan sampai orang yang paling sering mematahkan harapannya adalah orangtuanya..
Jadilah ayah dan ibu yang memegang janji untuk anakmu..