Pernah tertulis sebuah nasihat dari para ahli hikmah..
"Bahwa belum sempurna iman seseorang sampai ia mampu menganggap semua musibah yang menimpa dirinya sebagai nikmat dari Alloh juga.."
Karena jika yang kau anggap nikmat hanyalah apa yang baik-baik saja, berarti engkau tidak iman kepada sifat Alloh yang Maha Adil lagi Maha Bijaksana.
Sementara setiap musibah untuk seorang hamba, baik itu besar ataupun kecil, pasti sudah Alloh pertimbangkan dengan pengetahuanNya.
Mereka yang hanya melihat nikmat adalah segala sesuatu yang hanya menyenangkan, adalah hamba yang dikendalikan oleh nafsunya dalam menilai Alloh. Dan itu amatlah tidak pantas.
Dia hanya pura-pura bersyukur, padahal rasa syukur hanya untuk sesuatu yang sesuai keinginannya saja.
Ia enggan dengan keinginan dan kehendak Alloh.. Dan menganggap Alloh keliru jika musibah yang datang dalam hidupnya.
Maka belajarlah untuk memandang segala hal adalah nikmat dari Alloh..
Mau itu kesenangan maupun musibah.
Lalu biasakanlah berucap "Alhamdulillah ala kulli hal.."
Sebab terkadang, musibah adalah cara tercepat yang Alloh gunakan untuk memanggil pulang hambaNya dalam ketakwaan..