Ramadhan itu tabir pembuka kebenaran. Siapa kita aslinya.. akan nampak pada bulan Ramadhan ini.
Karena, setan-setan sudah dibelenggu. Pintu kebaikan sudah dibuka lebar-lebar.
Pahala dilipatgandakan.
Ketakwaan di-booster oleh Alloh di hati setiap orang beriman.
Jika kita mendapati bahwa dengan semua keadaan itu, diri ini masih malas dalam ibadah..
Masih berat dalam beramal.
Masih saja menyimpan hasad.
Bahkan masih ringan menempuh jalan-jalan maksiat.
Maka jangan-jangan.. memang itulah kita yang asli dan sebenarnya.
Bukan karena godaan.. tapi memang sudah pembawaan.
Bukan karena iblis laknat, tapi memang tabiat.
Ramadhan membuka sifat asliku.
Ramadhan membuka siapa diriku.
Ramadhan membuka kepalsuanku.
Jangan-jangan selama ini hanya nampaknya beriman, tapi sebenarnya seorang munafik profesional.
Masih ada waktu kawan..
Jangan lagi cari alasan, tapi carilah jalan menuju ketaatan.
Jika susah sendirian, carilah teman yang mengingatkan.
Kalau teman pun susah dicari.. mungkin saatnya mencari suami atau istri.
Agar sahur tak kesiangan.
Agar baca Qur'an tak sendirian.
Agar buka puasa tak hanya dengan yang manis tapi juga berbuka dengan romantis.
Yang sudah beristri.. harap jangan cari lagi. (Note: Kecuali diizinkan. Hehehehe )