Kawan.. ingatlah.
Sebesar-besarnya dosamu.. masih lebih besar ampunan Alloh.
Semurka-murkanya Alloh.. masih lebih besar kasih sayang Alloh kepada hambaNya.
Jangan pernah putus asa meski diri adalah pendosa. Tapi juga jangan bangga karena sudah biasa melakukan maksiat.
Manfaatkan Ramadhan jadi waktu bertobat kepada Alloh.
Siang dan Malam Alloh hadirkan ampunan di bulan ini selama full 1 bulan.
Jika sampai keluar Ramadhan tanpa mendapatkan ampunan Alloh..
Tanpa ada keinginan hati untuk bertobat dan menghentikan maksiat.
Maka entahlah..
Model manusia seperti apa kita ini??
Kemaksiatan yang semengerikan apa yang sudah kita perbuat..?
Dan sudah seberapa hitam hati ini pekat dengan dosa.
Astagfirullah..
Kawan..
Alloh menanti setiap jiwa dengan janji ampunan yang besar.
Asal manusia mau datang..
Mengakui salah dan mohon ampunan.
Jika masih saja angkuh dengan kesalahan, jangan salahkan jika azab itu akan datang tiada tertahan..
Percayalah.. jika azab sudah datang. Tak ada yang sanggup bertahan..
Dan azab itu tak selalu berupa musibah atau hukuman yang mengancam keselamatan..
Dihilangkannya rasa nikmat dalam beribadah itu pun adalah awal dari hadirnya hukuman.
Mulai berat dari menjalankan yang wajib..
Ringan meninggalkan yang sunah.
Dan banyak menerjang yang subhat.
Itu awal jatuhnya kehidupan.
Jika ibadah sudah jauh..
Alhasil.. Pikiran akan sering kalut, ide pun makin terbatas.
Hati tak tenang.. yang ada hanya gelisah.
Megang kerjaan pun berujung masalah.
Lalu kehidupan pun akan berjalan menuju rusak perlahan-perlahan.
Jika hidup ingin membaik, hajat ingin terwujud, rezeki ingin meningkat.. saran saya satu.
Jadikan istighfar sesering tarikan nafasmu.
Sebab setiap dosa adalah penghalang bagi terbukanya pintu rezeki.