Tidak ada kenikmatan di hati orang yang punya hasad.
Melihat Kenikmatan pada orang lain membuatnya tersiksa.. punya kenikmatan pun masih merasa kurang karena tak sama dengan yang orang lain miliki.
Orang lain senang, dia susah..
Orang susah, dia kepo tentang apa sebab susahnya. Susah payah cari tahu caranya mencari tahu..
Orang berbuat baik dia tak suka..
Suruh ikut berbuat baik, dia tak mau.
Pokoknya setan pun bingung dengan pilihannya orang hasad.. hehehe..
Baginya orang yang hatinya penuh hasad.. sukses itu hanya untuk dirinya sendiri. Orang lain hanya boleh melihat dan mengagumi.
Tak boleh ikut berhasil atau sukses.
Tapi kalau dirinya gagal dan jatuh..
Semua harus ikutan, dan diajak gagal bersama-sama.
Kalau perlu.. buat orang lain merasakan level kejatuhan yang lebih berat agar masih ada sisa-sisa untuk diri berkata.. "Aku masih lebih baik."
Hasad itu penyakit berbahaya..
Hasad itu penghilangnya kenikmatan..
Dan yang lebih buruk dari itu. Hasad adalah penghalangnya ibadah dengan ikhlas kepada Alloh.
Jika saat ini antum sedang berhadapan dengan orang yang sukanya hasad atas hal yang ada padamu..
Saran saya.. abaikan. Biarkan saja.
Lagi lucu-lucunya.
Karena dia sebenarnya sedang mencari hiburan untuk hatinya yang mulai kehilangan kenikmatan. Mati rasa dan lupa bahagia..
Hitung-hitung kita sedang beramal.
Tugas kita bukanlah untuk merubah orang lain yang terlanjur benci.. itu di luar kontrol.
Cukup fokus pada yang bisa kita kendalikan.. yaitu mengubah respon kita agar lebih tenang, santai dan tetap berakhlak mulia ketika menghadapinya.