Mau sampai kapan lagi mendustai diri sendiri, bahwa sejatinya..
Bukan dunia yang terlalu berat ujiannya.
Tapi sabar kita yang sering kali cepat habis sebelum waktunya.
Padahal, sebelum Alloh memberikan ujianNya kepadamu, Alloh Subhanahu Wa Ta'ala sudah menyiapkan pula solusinya untukmu.
(٥) فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٦) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
"Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan." (QS. Al Insyirah: 5-6)
Kawan.. apa yang sudah Alloh takdirkan kepadamu, pasti akan sampai kepadamu. Dan akan menemukan jalannya menuju padamu.
Masalah.
Solusi.
Hikmah.
Rezeki.
Semua akan datang kepadamu..
Maka tenangkan hatimu kawan.
Karena tanpa kita sadari..
Sering kali, baik sangka kita kepada Alloh terlalu tipis dan sedikit.
Ujian baru datang..?? langsung ingin cepat selesai.
Naik level sedikit..?? Buru-buru mengeluh tak sanggup.
Sedikit lebih lama..?? Meragukan datangnya pertolongan Alloh.
Padahal, jika mau bertahan lebih lama sedikit saja.. ujungnya pasti akan selesai juga.
Pelan-pelan, nanti satu persatu Alloh selesaikan sesuai urutannya. Bukankah selama ini juga begitu..??
Maka ingat-ingat rumus ini kawan..
1. Setiap ujian, pasti ada batas waktunya. Sama seperti dulu kita ujian di sekolah, ada batas waktunya. Tak mungkin sebuah ujian berdurasi selamanya.
2. Alloh tidak meminta kita menyelesaikan semua ujian. Bahkan sebenarnya, Alloh hanya meminta kita untuk bertahan (sabar), nanti Alloh yang selesaikan.
Tugasmu berdoa, ikhtiar, dan tawakal pada hasilnya. Termasuk cara dan kapannya.
3. Semakin tidak sabaran, semakin sakit yang dirasakan. Karena ujian di dunia ini hanya akan melukai mereka yang tidak memiliki sikap sabar.
Selama engkau sabar..
Tidak akan pernah hatimu terluka. Tidak akan pernah pula batinmu kecewa.