Harus selalu disadari..
Bahwa dalam hidup ini, kita tidak sedang berlomba untuk banyak-banyakan harta. Atau tinggi-tinggian kekuasaan.
Tapi yang Alloh nilai setiap waktunya adalah, siapa yang paling banyak bersyukurnya.
Bahkan.. segala macam bentuk ketaatan kita selama ini agar supaya kita bersyukur.
Sholat kita.
Puasa kita.
Sedekah kita.
Semuanya didesain dan diarahkan agar hasil akhirnya membuat kita bertambah rasa syukurnya.
فَا تَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
"..Karena itu, bertakwalah kepada Alloh, agar kamu mensyukuri-Nya." (QS. Ali 'Imran: 123)
Sebab itu kawan..
Tidak ada sebab yang lebih cepat mendatangkan kemiskinan kepada kita, selain disebabkan karena hilangnya rasa syukur dari hati kita.
Punya kerjaan jadi terasa beban ketika hilang rasa syukur.
Makanan hilang nikmatnya ketika tak ada rasa syukur.
Rumah jadi tak nyaman jika kurang rasa syukurnya.
Rumah tangga pun tak lagi harmonis karena menjalaninya dengan sedikit rasa syukur.
Syukur itu bumbu wajib di semua hal yang kita miliki dan dapatkan.
Terasa lebih enak, lebih nikmat, lebih nyaman dan lebih tenang.. itu semua lantaran kita tambahkan rasa syukur di dalamnya ketika kita mengelolanya.
Orang bersyukur itu tidak mengenal kata sedikit. Baginya, yang ada adalah cukup.
Karena apapun pemberian Alloh, meski tampaknya sedikit.. sebenarnya itu sudah teramat banyak.
Karena yang Alloh berikan.. pasti pas dan pantas sesuai takaran.
Orang bersyukur itu pasti tenang, senang dan selamat.
Bahkan bisa dijamin..
Semua kesulitan, kesempitan dan kemalangan hidup ini.. sering kali bukan karena apa yang kita dapatkan kurang cukup, tapi sebenarnya lebih karena tidak ahlinya kita dalam perkara bersyukur.
Maka.. rumus kaya itu mungkin dimulai dari 3 langkah.
1. Berdoa kepada Alloh agar jadi manusia yang pandai bersyukur.
2. Belajarlah terus untuk bisa bersyukur atas apapun.
3. Paksa hati untuk selalu bersyukur di setiap keadaan.