Kemarin malam, saya pergi takziyah ke rumah guru saya yang pertama mengajar saya ilmu agama.. Qadarullah ayahanda beliau meninggal dunia. Kami datang, mengucap salam, menyampaikan doa, lalu menyolatkan jenazah. Dan silaturahim..
Selepas sholat..
Saya teringat dengan satu pelajaran hikmah sholat jenazah yang kenapa aturannya tak pakai rukuk, dan tak pakai sujud.
Seorang alim menjelaskan..
kenapa Sholat jenazah itu tanpa rukuk dan tanpa sujud..
Terangnya.. ini pelajaran bagi kita semua orang hidup.
Bahwa jangan pernah membungkuk memohon-mohon kepada mereka yang sudah jelas akan pergi meninggalkanmu. Jangan meminta-minta hingga merendahkan diri agar mereka bertahan dan tetap tinggal.
Karena siapapun yang hari ini tidak lagi bersamamu, maka waktunya denganmu sudah habis. Jodohmu dengannya sudah selesai.
Segeralah menjadi baik-baik saja.. sama seperti sebelum engkau mengenalnya. Jadilah bahagia segera seperti dulu juga pernah bahagia tanpa dia.
Berdoalah kepada Alloh untuk meminta hati yang mudah bahagia dengan apa-apa yang Alloh beri.
Dan mintalah ketenangan hati untuk hal-hal lain yang belum kita ketahui.
Semua ada buah hikmahnya..
Tinggal apakah kita mampu memungutnya pulang atau tidak untuk kemudian hari kita nikmati sebagai sajian penenang jiwa.