Tiba-tiba saya terpikirkan menulis ini. Sekedar jadi pengingat, utamanya untuk diri saya sendiri.
Kawan..
Harta yang hari ini terasa berat kau berikan untuk ibu atau ayahmu.. kelak akan menjadi harta yang paling kau sesali kenapa dulu selalu tertahan untuk diberikan kepada beliau.
Selalu tertunda dan bahkan kadang terlupa.
Harta yang hari ini kita tahan untuk ibu atau ayahmu..
Kelak adalah harta yang paling berat rasanya saat masih di tangan. Saat melihat dan teringat tentangnya.
Karena akan tiba masanya, sebanyak apapun ingin kau berikan.. beliau sudah tak bisa lagi mengambilnya dari tanganmu, dan tak lagi bisa menunjukkan senyum saat menerimanya darimu.
Berikan apa yang masih bisa kita berikan.. mungkin ada pertentangan, rasa berat, rasa hitung-hitungan di dalam hati. Kalau orang jawa bilang, ada rasa eman..
Tapi bagaimana pun lawanlah.
Kasih orang tuamu..
Berikan beliau lauk kesukaan..
Berikan pakaian yang baik..
Ajak bepergian.
Ajak makan di tempat yang beliau belum pernah coba.
Sisipkan rasa senang dan bangga.. bahwa anaknya mampu.
Selagi ada.. tentu dengan catatan selagi mampu. Yang penting jangan memaksakan diri.
Jangan pernah merasa berkurang jika itu untuk ibumu atau untuk ayahmu.
Karena nanti Alloh akan balas semua bakti dengan kebaikan dan keberkahan yang lebih banyak lagi. Insyaallah..