Bagi siapapun yang masih ngaku jadi hambaNya Alloh Ta'ala, harusnya latihan mikir begini..
Kalau doa saya ada yang belum dikabulkan oleh Alloh, itu bukan perkara besar. Sebab ada banyak kebaikan yang Alloh sudah berikan, yang terkadang bahkan tidak pernah kita minta dalam doa sebelumnya.
Apa salahnya kita anggap itu kompensasi. Dan sekaligus belajar tentang tauhid bahwa Alloh itu mutlak nggak bisa diatur. Punya kehendak mutlak atas apa-apa yang dikehendakiNya.
Sebab kita kadang-kadang mulai lupa.. bahwa berdoa itu minta. Bukan merintah.
Kita harus adil mengakui itu.
Ada yang diminta tidak diberikan.
Ada yang tidak diminta tapi Alloh berikan.
Sehingga jangan sampai, kita ini tidak punya sebab bersyukur meski doa belum dikabulkan.
Hidup ya begini ini..
Ada doa yang belum dikabul. Tapi Alloh juga memberi hal yang bahkan belum sempat kita minta. Dan jauh lebih banyak malahan.
Coba dipikir-pikir lagi..
Bukankah banyak hal di hidup kita.. baik yang muncul atau yang hari ini kita punyai, kita rasakan dan kita bisa dapatkan.. tidak semuanya sempat atau bahkan tidak terpikirkan di waktu lampau untuk kita sebutkan dalam doa??
Tapi nyatanya Alloh tetap berikan..??
Dan lucunya kita nikmati.. hehe.
Ya kendaraan.. ya rumah..
Ya jodoh.. ya anak..
Ya pekerjaan.. ya usaha..
Badan yang banyak sehatnya atau lainnya.
Lantas kenapa kita mempermasalahkan satu dua permintaan yang belum dipenuhi sementara hari ini kita bisa menikmati yang bahkan tidak kita minta.
Dan lagi..
Wajib kita pakai kerangka berpikir ini. Bahwa Alloh hanya memberikan kebaikan. Berarti jika belum datang, jangan-jangan permintaan saya sejatinya tidak baik.
Minta sehat misalnya.. lantas belum Alloh kabulkan. Bisa jadi, sebab Alloh tahu..
Kalau sehat, nanti nakal lagi.
Karena ketika sakit ternyata malah jadi khusyuk ibadahnya dan rajin sholatnya.
Maka jika ada permintaan yang belum Alloh kabulkan, jangan mikir Alloh tidak mau ngasih.
Tapi berpikirlah..
Doa saya yang jangan-jangan belum baik, dan Alloh tidak mau memberikan saya keburukan lewat sebab doa saya sendiri.
Yuk mikir..